Tarif Tol Sedyatmo naik Rp500 mulai hari ini

Jum'at, 03 Agustus 2012 - 14:22 WIB
Tarif Tol Sedyatmo naik...
Tarif Tol Sedyatmo naik Rp500 mulai hari ini
A A A
Sindonews.com - Para pengguna jasa jalan tol ruas Prof. Dr. Ir. Sedyatmo mulai hari ini harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya, mulai hari ini, Jumat (3/8/2012) terjadi penyesuaian harga rata-rata sebesar Rp500 untuk kendaraan berbagai golongan.

Kenaikan tarif tersebut ditetapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum pada tanggal 27 Juli 2012 melalui Keputusan Menteri PU No. 2012/KPTS/M/2012, yang akan diberlakukan 7 hari setelah tanggal ditetapkan, yaitu hari ini mulai pukul 00.00 WIB.

“Besaran penyesuaian adalah untuk kendaraan Golongan (gol) I dari Rp5.000 menjadi Rp5.500, gol II dari Rp6.000 menjadi Rp7.000, gol III dari Rp7.500 menjadi Rp8.000, gol IV dari Rp9.500 menjadi Rp10.000 dan gol V dari Rp11.000 menjadi Rp12.500,” kata Kepala Bidang Pengawasan dan Pemantauan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Abran Elsanjaya sebagaimana dikutip dari situs resmi Kementerian Pekerjaan Umum, Jumat (3/8/3012).

Penyesuaian tarif ini dilakukan rutin setiap 2 tahun, yang menuju pada besarannya adalah inflasi. Namun dalam menyesuaikan tarif ini harus ada evaluasi, yaitu standar pelayanan minimal (SPM).

“Seyogyanya tanggal 5 juli 2012 kemarin sudah naik, karena penyesuaian sebelumnya pada 5 juli 2010, tapi karena dalam evaluasi ada yang belum terpenuhi maka kita sempurnakan dulu baru kita proses penyesuaiannya. Kira-kira seminggu yang lalu, mereka (PT Jasa Marga) baru berhasil menyempurnakan dan spm-nya terpenuhi,” tambah Abram.

Sementara itu, Kepala Divisi Manajemen Operasi PT Jasa Marga Taruli Hutapea mengatakan bahwa besaran penyesuaian tarif tol ini, adalah berdasarkan besaran inflasi wilayah Jakarta dan Tangerang pada periode 1 Juni 2010–31 Mei 2012. Besaran inflasi untuk wilayah Jakarta adalah 10,09 persen dan Tangerang adalah 10,44 persen.

“Kenaikan besaran inflasi yang dipakai adalah besaran inflasi di Jakarta, karena ruas tersebut mempunyai ruas terpanjang di daerah Jakarta dibandingkan Tangerang,” ujar Taruli.

Selain jalan ruas Tol Sedyatmo, Taruli mengatakan bahwa seharusnya ruas tol Jakarta–Cikampek juga mengalami penyesuaian, mengingat penyesuaian sebelumnya pada tahun 2010 juga bersamaan, namun SPM-nya belum memenuhi sehingga penyesuaian tarifnya tertunda.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
3 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
10 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
33 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved