Pasokan BBM Bali aman sampai 12 hari
Jum'at, 03 Agustus 2012 - 15:32 WIB
Pasokan BBM Bali aman sampai 12 hari
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan bahan bakar minyak di semua SPBU yang berada di jalur mudik dan jalur pariwisata di Provinsi Bali, dalam kondisi aman hingga 12 hari ke depan.
Seperti tahun sebelumnya, untuk memperlancar arus mudik Lebaran, pihak pertamina memberi perhatian ekstra di sepanjang jalan jalur mudik mulai di Pelabuhan Gilimanuk Kabupaten Jembrana hingga Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem.
"Untuk pasokan BBM ke semua SPBU khususnya di jalur mudik dalam keadaan aman, masyarakat tidak perlu khawatir, sebab akan dapat terlayani dengan baik," kata Sales Area Manager Pertamina Bali-NTB Iin Febrian, dihubungi lewat telepon, Jumat (3/8/2012).
Saat ini, stok BBM dalam kondisi aman, guna memenuhi kebutuhan kendaraan baik jenis Premium, Pertamax ataupun Solar.
Dari data terakhir yang diterimanya, stok premium tercatat sejumlah 20.300 kilo liter (kl), untuk solar sebanyak 10.500 kl dan 835 kl untuk jenis Pertamax.
Sedangkan kebutuhan BBM di Bali, rata-rata perharinya mencapai 2.300 kl Premium dan 700 kl Solar dan 12 kl Pertamax.
Pihaknya menjamin kebutuhan BBM saat ini hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri dapat terlayani dengan baik. Sebab, setiap beberapa hari kiriman BBM akan tiba di Bali, sehingga tetap terjaga keamanannya selama 12 hari ke depan
Iin menyebutkan, jumlah SPBU di jalur mudik sebanyak 36 unit tersebar di beberapa kabupaten di Bali, sejauh ini tidak ada keluhan signifikan terkait pasokan dan distribusinya.
Selain menaruh perhatian untuk mendukung kelancaran mudik, pihaknya juga tetap menjamin pasokan BBM di jalur-jalur pariwisata. Mengingat sebagai destinasi pariwisata, Bali tetap ramai dikunjungi wisatawan khususnya saat hari libur Lebaran mendatang.
"Ada 10 SPBU di jalur pariwisata yang siap melayani masyarakat," imbuhnya. Adapun, kebutuhan BBM di semua SPBU, selama ini dipasok dari dua Depot yakni Depot Manggis, Karangasem dan Depot Sanggaran, Denpasar.
Dia menegaskan, kecil kemungkinan terjadinya ketersendatan atau kendala dalam distribusi atau pasokan BBM ke SPBU. Pasalnya, jarak antar SPBU di Bali relatif dekat, tidak seperti di luar Bali. Sehingga jika terjadi kekurangan di SPBU, masyarakat bisa mencari ke SPBU lainnya karena jaraknya berdekatan.
"Anda tahu sendiri kan di lapangan, sampai saat ini tidak ada antrean di SPBU, kami harapkan situasi kondusif ini berlangsung terus untuk kelancaran hari lebaran," harapnya.
Seperti tahun sebelumnya, untuk memperlancar arus mudik Lebaran, pihak pertamina memberi perhatian ekstra di sepanjang jalan jalur mudik mulai di Pelabuhan Gilimanuk Kabupaten Jembrana hingga Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem.
"Untuk pasokan BBM ke semua SPBU khususnya di jalur mudik dalam keadaan aman, masyarakat tidak perlu khawatir, sebab akan dapat terlayani dengan baik," kata Sales Area Manager Pertamina Bali-NTB Iin Febrian, dihubungi lewat telepon, Jumat (3/8/2012).
Saat ini, stok BBM dalam kondisi aman, guna memenuhi kebutuhan kendaraan baik jenis Premium, Pertamax ataupun Solar.
Dari data terakhir yang diterimanya, stok premium tercatat sejumlah 20.300 kilo liter (kl), untuk solar sebanyak 10.500 kl dan 835 kl untuk jenis Pertamax.
Sedangkan kebutuhan BBM di Bali, rata-rata perharinya mencapai 2.300 kl Premium dan 700 kl Solar dan 12 kl Pertamax.
Pihaknya menjamin kebutuhan BBM saat ini hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri dapat terlayani dengan baik. Sebab, setiap beberapa hari kiriman BBM akan tiba di Bali, sehingga tetap terjaga keamanannya selama 12 hari ke depan
Iin menyebutkan, jumlah SPBU di jalur mudik sebanyak 36 unit tersebar di beberapa kabupaten di Bali, sejauh ini tidak ada keluhan signifikan terkait pasokan dan distribusinya.
Selain menaruh perhatian untuk mendukung kelancaran mudik, pihaknya juga tetap menjamin pasokan BBM di jalur-jalur pariwisata. Mengingat sebagai destinasi pariwisata, Bali tetap ramai dikunjungi wisatawan khususnya saat hari libur Lebaran mendatang.
"Ada 10 SPBU di jalur pariwisata yang siap melayani masyarakat," imbuhnya. Adapun, kebutuhan BBM di semua SPBU, selama ini dipasok dari dua Depot yakni Depot Manggis, Karangasem dan Depot Sanggaran, Denpasar.
Dia menegaskan, kecil kemungkinan terjadinya ketersendatan atau kendala dalam distribusi atau pasokan BBM ke SPBU. Pasalnya, jarak antar SPBU di Bali relatif dekat, tidak seperti di luar Bali. Sehingga jika terjadi kekurangan di SPBU, masyarakat bisa mencari ke SPBU lainnya karena jaraknya berdekatan.
"Anda tahu sendiri kan di lapangan, sampai saat ini tidak ada antrean di SPBU, kami harapkan situasi kondusif ini berlangsung terus untuk kelancaran hari lebaran," harapnya.
(and)
Lihat Juga :