Jero klaim program penghematan BBM berhasil
Sabtu, 04 Agustus 2012 - 12:30 WIB
Jero klaim program penghematan BBM berhasil
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik mengklaim program nasional penghematan BBM yang tengah digencarkan kementeriannya telah menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut terlihat dari penggunaan BBM jenis premium di Jabodetabek yang semakin menurun.
"Gerakan nasional penghematan, setelah kita evaluasi Jabodetabek, penggunaan premium Juni-Juli itu turun, dan penggunaan pertamaxnya itu naik. Itu berarti adanya pergeseran yang mengunaan premium pindah ke pertamax," terang Jero saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (3/8/2012) malam.
Keberhasilan tersebut, juga akan dilanjutkan dengan pelaksanaan program serupa yang dilakukan di wilayah Jawa dan Bali. "Mulai 1 agustus mulai kembali untuk Jawa Bali. Sekarang tanggal 3 Agustus, kita sudah ikut dan BPH Migas juga sudah mulai ngecek dan menjaga SPBU di Bali, Jatim, Jateng dan Jabar," aku Jero.
Pada kesempatan tersebut, Jero juga menerangkan, beberapa pihak telah menyambut baik upaya pemerintah dalam rangka penghematan energi tersebut. Bahkan, ada pemerintah daerah yang telah mencanangkan pembatasan penggunaan premium di wilayahnya.
"Good news-nya, ada pemda yang sudah mengeluarkan edaran, bahwa kendaraan pegawai tidak boleh lagi menggunakan premium. Bad news-nya ada pegawai yang belum tau. Di Bali ada itu PNS nyelonong saja pas lagi di SPBU. Jadi kalau di Jatim ada pelanggaran seperti itu, Jabar ada. Jakarta sudah hilang," kata Jero.
"Gerakan nasional penghematan, setelah kita evaluasi Jabodetabek, penggunaan premium Juni-Juli itu turun, dan penggunaan pertamaxnya itu naik. Itu berarti adanya pergeseran yang mengunaan premium pindah ke pertamax," terang Jero saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (3/8/2012) malam.
Keberhasilan tersebut, juga akan dilanjutkan dengan pelaksanaan program serupa yang dilakukan di wilayah Jawa dan Bali. "Mulai 1 agustus mulai kembali untuk Jawa Bali. Sekarang tanggal 3 Agustus, kita sudah ikut dan BPH Migas juga sudah mulai ngecek dan menjaga SPBU di Bali, Jatim, Jateng dan Jabar," aku Jero.
Pada kesempatan tersebut, Jero juga menerangkan, beberapa pihak telah menyambut baik upaya pemerintah dalam rangka penghematan energi tersebut. Bahkan, ada pemerintah daerah yang telah mencanangkan pembatasan penggunaan premium di wilayahnya.
"Good news-nya, ada pemda yang sudah mengeluarkan edaran, bahwa kendaraan pegawai tidak boleh lagi menggunakan premium. Bad news-nya ada pegawai yang belum tau. Di Bali ada itu PNS nyelonong saja pas lagi di SPBU. Jadi kalau di Jatim ada pelanggaran seperti itu, Jabar ada. Jakarta sudah hilang," kata Jero.
(gpr)
Lihat Juga :