Kurang SDM berkualitas, Bank Syariah kalah saing
Sabtu, 04 Agustus 2012 - 18:21 WIB
Kurang SDM berkualitas, Bank Syariah kalah saing
A
A
A
Sindonews.com - Salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah sistem perkonomian di sebuah negara, sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kerja yang berkompeten dan berkualitas menjadi hal yang mutlak untuk dipenuhi. Hal tersebut juga berlaku bagi sistem ekonomi syariah yang saat ini tengah gencar di galakkan di Indonesia.
Hal tersebut seperti diutarakan Direktur Utama PT Bank Mandiri persero Tbk, Zulkifli Zaini dalam salah satu paparannya pada acara Diskusi Santai bersama Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tema "Arah Lembaga Keuangan Syariah Pasca OJK", di kediaman ketua OJK, Muliaman D Hadad, Jakarta, Sabtu (4/8/2012).
Pada kesempatan sore itu, Zul menerangkan, ekonomi syariah yang berkembang di Indonesia masih sulit bersaing dengan sistem okonomi konvensional. Hal ini dikarenakan perbankan syariah masih sulit berkembang dengan agresif dikarenakan SDM yang ada masih belum mampu mengejar pertumbuhan bank-bank konvensional.
Hal tersebut, kata Zul, dikarenakan sistem penggajian di bank-bank syariah, dianggap kurang kompetitif bila dibanding dengan bank konvensional. "Bank syariah sulit mendapatkan talent, karena sistem penggajian kurang kompetitif dengan perbankan konvensional," ujarnya sore itu.
Untuk itu, menurut Zul, perlu adanya pembahasan yang matang perihal rekomendasi penyesuaian sistem penggajian di perbankan syariah, sehingga dapat menyerap talent yang lebih baik. "Di masa depan, bagaimana kita membuat insentif yang dapat menarik talent terbaik. Sehingga Bank Syariah nantinya bisa bersaing dengan bank-bank konvensional," simpulnya.
Hal tersebut seperti diutarakan Direktur Utama PT Bank Mandiri persero Tbk, Zulkifli Zaini dalam salah satu paparannya pada acara Diskusi Santai bersama Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tema "Arah Lembaga Keuangan Syariah Pasca OJK", di kediaman ketua OJK, Muliaman D Hadad, Jakarta, Sabtu (4/8/2012).
Pada kesempatan sore itu, Zul menerangkan, ekonomi syariah yang berkembang di Indonesia masih sulit bersaing dengan sistem okonomi konvensional. Hal ini dikarenakan perbankan syariah masih sulit berkembang dengan agresif dikarenakan SDM yang ada masih belum mampu mengejar pertumbuhan bank-bank konvensional.
Hal tersebut, kata Zul, dikarenakan sistem penggajian di bank-bank syariah, dianggap kurang kompetitif bila dibanding dengan bank konvensional. "Bank syariah sulit mendapatkan talent, karena sistem penggajian kurang kompetitif dengan perbankan konvensional," ujarnya sore itu.
Untuk itu, menurut Zul, perlu adanya pembahasan yang matang perihal rekomendasi penyesuaian sistem penggajian di perbankan syariah, sehingga dapat menyerap talent yang lebih baik. "Di masa depan, bagaimana kita membuat insentif yang dapat menarik talent terbaik. Sehingga Bank Syariah nantinya bisa bersaing dengan bank-bank konvensional," simpulnya.
(gpr)
Lihat Juga :