SBY tunjuk SYL bantu persoalan pangan nasional

Selasa, 07 Agustus 2012 - 15:05 WIB
SBY tunjuk SYL bantu...
SBY tunjuk SYL bantu persoalan pangan nasional
A A A
Sindonews.com - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendapat kepercayaan penuh dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membantu persoalan pangan nasional. Presiden SBY meminta agar Syahrul menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mencapai target overstok nasional 10 juta ton pangan.

Hal tersebut terungkap dalam Sidang Kabinet Terbatas yang dipimpin langsung SBY di Auditorium Gedung F Kantor Kementrian Pertanian, Jalan Harsono RM No 3, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta, Senin 6 Agustus 2012.

"Kehadiran saya sebagai pendamping tetap Presiden di Sidang Kabinet Terbatas. Tadi, membahas masalah pertanian, khususnya kesiapan nasional overstok pangan," ujar Syahrul dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/8/2012).

Syahrul mengungkapkan, Presiden SBY memberi kepercayaan kepada dirinya untuk membuat susunan dan konsep, langkah-langkah strategis apa yang bisa dilakukan untuk mencapai target 10 juta ton pangan
tersebut. Apalagi, Sulsel yang berhasil meraih surplus 2 juta ton dinilai berhasil.

"Karena itulah, Pak Presiden meminta saya menyiapkan langkah-langkahnya untuk pendekatan secara nasional," ungkap Syahrul.

Selain di bidang pangan, SBY juga meminta Syahrul menyiapkan langkah untuk menggenjot produksi sapi. Pasalnya, Sulsel dinilai berhasil sehingga bisa mencapai stok satu juta ekor sapi.

"Berdasarkan pengalaman di Sulsel itulah, saya diminta membuat rujukan, apa-apa saja yang harus dilakukan untuk mem-back up secara nasional," jelasnya.

Masalah kedelai, juga menjadi persoalan yang dibahas dalam Sidang Kabinet Terbatas tersebut. Bagaimana menggenjot produksi kedelai di Indonesia. "Masalah kedelai ini, Sulsel diminta ikut
mengambil peran. Termasuk, empat gubernur lain yang juga dinilai berhasil di bidang pertanian," urainya.

Peraih Bintang Maha Putera Utama dari Negara itu menambahkan, SBY juga memintanya memberikan masukan dan menyiapkan konsep terkait akan dikeluarkannya Instruksi Presiden (Inpres) untuk memanfaatkan lahan-lahan terlantar. Sehingga, ke depannya, tidak ada lagi lahan-lahan yang tidak berproduksi. "Saya diminta membuat masukan untuk Inpres tersebut," katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
23 menit yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
58 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
1 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
1 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
9 Manfaat Rebusan Daun...
9 Manfaat Rebusan Daun Beluntas, Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved