Mobil listrik pesanan Dahlan Iskan dipamerkan di Bandung

Rabu, 08 Agustus 2012 - 17:53 WIB
Mobil listrik pesanan...
Mobil listrik pesanan Dahlan Iskan dipamerkan di Bandung
A A A
Sindonews.com - Mobil listrik "pesanan" Menteri BUMN Dahlan Iskan ikut nongkrong dalam Pameran Research Innovation Technology (RI Tech Expo) di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Tamansari, hari ini.

Meminjam rangka Honda Jazz, mobil dengan merek Piev warna putih biru itu berdampingan dengan mobil berbahan bakar listrik lainnya seperti mobil sport buatan LIPI.

"Ini sebenarnya tantangan dari Pak Dahlan Iskan untuk bikin motor listik. Ternyata PT Pindad bisa. Tetapi uji motor listrik kan harus dirangkaikan ke mobil. Maka PT Pindad juga bikinlah satu mobil ini. Rangkanya dari Honda Jazz bekas," jelas petugas kontrol Piev Mobil Listrik PT Pindad, Nur Asyadi, di sela Expo, Rabu (8/8/2012).

Dia menuturkan, pada Minggu 5 Agustus lalu Menteri Dahlan berkunjung ke PT Pindad. Dalam kesempatan itu, Dahlan memeriksa mobil "pesanannya" itu.

Pengerjaan mobil listrik Piev memakan waktu dua bulan, yakni sejak PT Pindad mendapatkan pesanan pembuatan motor listrik sebagai mesin penggerak mobil listrik dari Dahlan Iskan. "Mobil ini mulai pengerjaan Juni, Juli selesai," katanya.

Dia menuturkan, awalnya mobil listrik tersebut adalah Honda Jazz berbahan bakar bensin. Lalu dirombak supaya menjadi mobil listrik. Akhirnya, mobil berkapasitas empat penumpang ini mengalami perubahan hingga 80 persen dari aslinya. Perubahan juga terjadi pada body mobil.

Ada tiga perubahan mendasar pada mobil listrik Piev ini. Pertama mesin, yang tadinya memakai mesin BBM dirubah menggunakan motor listrik. Kedua, mesin penggerak roda juga dirubah menjadi Inverter berkekuatan 500 volt dc, sehingga nyambung dengan mesin motor listrik. Inverter ini berada di bagian depan mobil.

Selain itu, Piev memakai 40 baterai jenis GS 500 volt. Baterai inilah yang mensuplai energi sehingga mesin mobil bisa bergerak.

"Beda dengan mobil bensin, Piev pakai listrik. Ada batrainya. Tetapi baterainya masih Batre GS belum litium," katanya.

Daya tempuh mobil listrik berbeda dengan mobil BBM yang kecepatannya dihitung dengan waktu. Sedangkan mobil listrik dihitung berdasakan daya jelajah. Untuk Piev, sanggup melakukan jelajah hingga 30 sampai 40 kilometer persekali charge. Dalam sekali charge, Piev memerlukan waktu 10 jam bila baterainya kosong.

"Piev sudah dites hingga 50 kilometer. Piev juga memiliki modul chargernya, seperi HP saja, yang penting ada colokan. Kekuatan batrai juga tergantung pemakaian," terangnya. Saat ini PT Pindad baru membuat satu unit mobil saja. Mobil Piev ini cocok untuk berkendara di dalam kota seperti Bandung dan Jakarta.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peluncuran Mobil Listrik...
Peluncuran Mobil Listrik ALETRA L8 EV pada GJAW 2024
Menhub Saksikan Teknologi...
Menhub Saksikan Teknologi DFSK Gelora E di Bekasi
AION Indonesia Hadirkan...
AION Indonesia Hadirkan Solusi Berkendara Cerdas yang Efisien dan Ramah Lingkungan
1.000 Unit Mobil Listrik...
1.000 Unit Mobil Listrik untuk #PercayaIndonesia Merdeka Polusi
The New Citroën E-C3...
The New Citroën E-C3 All Electric Hadir di Indonesia
Hadir di GIIAS, Sedan...
Hadir di GIIAS, Sedan Listrik AION ES Dibanderol Rp386 Juta
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved