Pertamina impor BBM 1,12 juta barel
Rabu, 08 Agustus 2012 - 20:00 WIB
Pertamina impor BBM 1,12 juta barel
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (persero) memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri aman. Bahkan dari sebelum Ramadan, Pertamina telah melakukan impor sebesar 1,12 juta barel.
"Dari total impor tersebut terdiri dari Premium 740.000 barel, Solar 200.000 barel dan Avtur (bahan bakar pesawat) 80.000 barel," ungkap Direktur Niaga dan Pemasaran PT Pertamina, Hanung Budya Yuktyanta di sela buka bersama dengan wartawan di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (8/8/2012).
Impor yang dilakukan, Hanung melanjutkan, ini semuanya dilakukan anak perusahaan Pertamina yakni Petral. "Kita impor minyak dari beberapa negara, yang dilakukan seluruhnya oleh Petral," jelasnya.
Rencananya, menurut Hanung, untuk mengamankan stok pasca Lebaran Pertamina kembali akan melakukan impor BBM tambahan sebesar 600.000 barel pada Agustus nanti.
"Bahkan direncanakan Agustus ini kita akan impor BBM tambahan untuk menjaga stok BBM pasca Lebaran tahun ini sebesar 600.000 barel," tandasnya.
Secara teknis, ketahanan stok BBM dipastikan pada periode 4 Agustus hingga 4 September. Pada periode tersebut, Premium disiagakan 17, 19 hari, Minyak solar 18, 28 hari, Avtur 20, 95 hari, Pertamax Plus 72, 40 hari dan LPG 19, 04 hari.
Hanung memastikan pihaknya menjamin ketersediaan BBM dan LPG dengan membentuk Posko Satuan Tugas (Satgas) untuk pemantauan tersedianya BBM dan LPG serta kesiapan Pertamina dalam menjaga ketersediaan stok.
"Dari total impor tersebut terdiri dari Premium 740.000 barel, Solar 200.000 barel dan Avtur (bahan bakar pesawat) 80.000 barel," ungkap Direktur Niaga dan Pemasaran PT Pertamina, Hanung Budya Yuktyanta di sela buka bersama dengan wartawan di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (8/8/2012).
Impor yang dilakukan, Hanung melanjutkan, ini semuanya dilakukan anak perusahaan Pertamina yakni Petral. "Kita impor minyak dari beberapa negara, yang dilakukan seluruhnya oleh Petral," jelasnya.
Rencananya, menurut Hanung, untuk mengamankan stok pasca Lebaran Pertamina kembali akan melakukan impor BBM tambahan sebesar 600.000 barel pada Agustus nanti.
"Bahkan direncanakan Agustus ini kita akan impor BBM tambahan untuk menjaga stok BBM pasca Lebaran tahun ini sebesar 600.000 barel," tandasnya.
Secara teknis, ketahanan stok BBM dipastikan pada periode 4 Agustus hingga 4 September. Pada periode tersebut, Premium disiagakan 17, 19 hari, Minyak solar 18, 28 hari, Avtur 20, 95 hari, Pertamax Plus 72, 40 hari dan LPG 19, 04 hari.
Hanung memastikan pihaknya menjamin ketersediaan BBM dan LPG dengan membentuk Posko Satuan Tugas (Satgas) untuk pemantauan tersedianya BBM dan LPG serta kesiapan Pertamina dalam menjaga ketersediaan stok.
(gpr)
Lihat Juga :