PHE segera pasang 3 platform untuk WMO
Kamis, 09 Agustus 2012 - 21:21 WIB
PHE segera pasang 3 platform untuk WMO
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) Salis S Aprilian mengatakan, akhir bulan Agustus ini PHE WMO berharap akan mulai memasang tiga anjungan lepas pantai (platform) baru yang sebelumnya dikerjakan oleh PT Bakrie Construction.
Tiga anjungan yang diberi nama PHE KE-38B, PHE KE-39 dan PHE KE-54 ini sangat penting menambah produksi minyak dan gas di Blok West Madura Offshore (WMO) antara 9.000 bph hingga 21.000 bph.
“Tiga anjungan baru itu nantinya dibangun lengkap dengan jaringan pipa untuk menghubungkan jaringan pipa yang saat ini ada dengan sumur-sumur baru yang akan dibor. Disamping itu, PHE WMO juga sedang memperbaiki dan membangun ulang 1 anjungan yang sempat rusak tertabrak kapal,” katanya saat meresmikan Floating Storage and Offloading (FSO) Pertamina Abherka sebagai fasilitas penampung produksi minyak di Blok PHE WMO, Kamis (9/8/2012).
Selain itu juga, lanjut Salis, PHE WMO menyiapkan pemasangan jaringan pipa baru 16 inci sepanjang 21 km, sejajar dengan jaringan pipa lama, dari lapangan PHE KE38 sampai Poleng Processing Platform (PPP). Jaringan pipa baru itu akan digelar pada akhir 2012.
Khusus di tahun 2012 ini, PHE WMO merencanakan mengebor 21 sumur yang terdiri dari 9 sumur eksplorasi, 12 sumur pengembangan juga 15 sumur kerja ulang (work over).
Sejak mendapat mandat mengelola Blok WMO, katanya, PHE WMO sudah mengebor enam sumur pengembangan. Selain itu, satu sumur eksplorasi sudah selesai dibor yang berhasil meningkatkan cadangan minyak dan gas PHE WMO.
“PHE WMO juga masih menunggu kedatangan rig ketiga. Pengoperasian FSO Abherka, pembangunan 3 anjungan baru dan kehadiran rig ketiga merupakan bagian infrastruktur penunjang itu agar PHE WMO bisa meningkatkan kapasitas produksi dan menemukan cadangan migas baru secara maksimal dan aman," pungkas Salis.
Tiga anjungan yang diberi nama PHE KE-38B, PHE KE-39 dan PHE KE-54 ini sangat penting menambah produksi minyak dan gas di Blok West Madura Offshore (WMO) antara 9.000 bph hingga 21.000 bph.
“Tiga anjungan baru itu nantinya dibangun lengkap dengan jaringan pipa untuk menghubungkan jaringan pipa yang saat ini ada dengan sumur-sumur baru yang akan dibor. Disamping itu, PHE WMO juga sedang memperbaiki dan membangun ulang 1 anjungan yang sempat rusak tertabrak kapal,” katanya saat meresmikan Floating Storage and Offloading (FSO) Pertamina Abherka sebagai fasilitas penampung produksi minyak di Blok PHE WMO, Kamis (9/8/2012).
Selain itu juga, lanjut Salis, PHE WMO menyiapkan pemasangan jaringan pipa baru 16 inci sepanjang 21 km, sejajar dengan jaringan pipa lama, dari lapangan PHE KE38 sampai Poleng Processing Platform (PPP). Jaringan pipa baru itu akan digelar pada akhir 2012.
Khusus di tahun 2012 ini, PHE WMO merencanakan mengebor 21 sumur yang terdiri dari 9 sumur eksplorasi, 12 sumur pengembangan juga 15 sumur kerja ulang (work over).
Sejak mendapat mandat mengelola Blok WMO, katanya, PHE WMO sudah mengebor enam sumur pengembangan. Selain itu, satu sumur eksplorasi sudah selesai dibor yang berhasil meningkatkan cadangan minyak dan gas PHE WMO.
“PHE WMO juga masih menunggu kedatangan rig ketiga. Pengoperasian FSO Abherka, pembangunan 3 anjungan baru dan kehadiran rig ketiga merupakan bagian infrastruktur penunjang itu agar PHE WMO bisa meningkatkan kapasitas produksi dan menemukan cadangan migas baru secara maksimal dan aman," pungkas Salis.
(gpr)
Lihat Juga :