KA eksekutif jadi pilihan karena nyaman
Minggu, 12 Agustus 2012 - 16:44 WIB
KA eksekutif jadi pilihan karena nyaman
A
A
A
Sindonews.com - Meskipun belum terlihat peningkatan yang signifikan dari arus mudik di stasiun Gambir, namun beberapa pemudik sudah mulai terlihat di stasiun Gambir untuk mudik ke kampung halaman masing.
Salah satunya, Ishfun, 35 tahun. Warga Ponorogo ini dijadwalkan akan berangkat menuju Madiun menggunakan kereta eksekutif BIMA pada pukul 17.00 WIB sore ini.
Dia mengaku jika dirinya telah memesan tiket sebanyak tiga lembar dari satu setengah bulan sebelumnya, dengan harga sekira Rp600 ribu per lembarnya. Sebelumnya, Ishfun berencana memesan tiket untuk kelas bisnis, namun karena sudah habis akhirnya dia memesan kelas eksekutif dengan alasan mempunyai anak kecil yang butuh kenyamanan.
"Saya pesan tiket dari satu setengah bulan yang lalu. Awalnya bisnis, tapi karena sudah habis pesannya ekseutif. Kalau eksekutif lebih aman, nyaman," kata Ishfun kepada Sindonews di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (12/8/2012).
Di lain pihak, Noni, 34 tahun, mengaku akan pulang ke Malang namun dengan tujuan stasiun Tulung Agung. Dia mengaku sudah membeli tiket kelas eksekutif untuk dirinya sejak dua bulan sebelumnya. Noni menyatakan jika tidak membeli tiket dari jauh-jauh hari, maka dirinya akan kehabisan tiket seperti yang dialami tahun lalu.
"Saya pesan tiket dari dua bulan yang lalu. Soalnya kalau pesannya deket-deket (Lebaran), nanti kehabisan kayak tahun lalu," ujar Noni.
Noni sendiri dijadwalkan akan berangkat dari stasiun Gambir pada pukul 17.30 WIB sore ini. Dia juga mengaku jika dirinya sudah biasa mudik dengan kereta kelas eksekutif meskipun harganya relatif mahal. "Sekarang harganya Rp600 ribu (perlembar). Kalau tahun lalu Rp406 ribu. Nggak apa-apa harganya naik. Kan naik ini kan aman. Kalau bisnis kan enggak terjamin biarpun murah," tukasnya.
Salah satunya, Ishfun, 35 tahun. Warga Ponorogo ini dijadwalkan akan berangkat menuju Madiun menggunakan kereta eksekutif BIMA pada pukul 17.00 WIB sore ini.
Dia mengaku jika dirinya telah memesan tiket sebanyak tiga lembar dari satu setengah bulan sebelumnya, dengan harga sekira Rp600 ribu per lembarnya. Sebelumnya, Ishfun berencana memesan tiket untuk kelas bisnis, namun karena sudah habis akhirnya dia memesan kelas eksekutif dengan alasan mempunyai anak kecil yang butuh kenyamanan.
"Saya pesan tiket dari satu setengah bulan yang lalu. Awalnya bisnis, tapi karena sudah habis pesannya ekseutif. Kalau eksekutif lebih aman, nyaman," kata Ishfun kepada Sindonews di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (12/8/2012).
Di lain pihak, Noni, 34 tahun, mengaku akan pulang ke Malang namun dengan tujuan stasiun Tulung Agung. Dia mengaku sudah membeli tiket kelas eksekutif untuk dirinya sejak dua bulan sebelumnya. Noni menyatakan jika tidak membeli tiket dari jauh-jauh hari, maka dirinya akan kehabisan tiket seperti yang dialami tahun lalu.
"Saya pesan tiket dari dua bulan yang lalu. Soalnya kalau pesannya deket-deket (Lebaran), nanti kehabisan kayak tahun lalu," ujar Noni.
Noni sendiri dijadwalkan akan berangkat dari stasiun Gambir pada pukul 17.30 WIB sore ini. Dia juga mengaku jika dirinya sudah biasa mudik dengan kereta kelas eksekutif meskipun harganya relatif mahal. "Sekarang harganya Rp600 ribu (perlembar). Kalau tahun lalu Rp406 ribu. Nggak apa-apa harganya naik. Kan naik ini kan aman. Kalau bisnis kan enggak terjamin biarpun murah," tukasnya.
(and)
Lihat Juga :