IHSG diprediksi tetap kuat di zona hijau

Senin, 13 Agustus 2012 - 07:48 WIB
IHSG diprediksi tetap...
IHSG diprediksi tetap kuat di zona hijau
A A A
Sindonews.com - Meskipun pergerakan bursa saham Asia di akhir perdagangannya berbalik arah ke teritori negatif, pada penutupan perdagangan pekan lalu, terlihat bagaiman IHSG masih mampu mempertahankan posisinya di zona hijau. Begitu pun dengan pembukaan bursa saham Eropa yang juga berada di zona merah.

"Seperti yang kami sampaikan sebelumnya meski mengalami kenaikan, tekanan jual dari sebagian investor menghambat laju penguatan IHSG," terang pengamat pasar modal dari Indosurya Asset Management‪, Reza Priyambada, Senin (13/8/2012).

Menurut Reza, bertahannya IHSG di zona hijau merupakan pengaruh dari terus membaiknya pergerakan pasar modal di Amerika Serikat dan Eropa. "Tampaknya pergerakan bursa saham AS dan Eropa yang sebelumnya positif dapat mempengaruhi pergerakan IHSG untuk tidak beranjak dari area positifnya, meskipun IHSG sempat terpeleset ke zona merah," ujarnya.

Penguatan bursa saham AS kemarin, lanjut Reza, lebih didasarkan kepada adanya harapan peluncuran stimulus tanpa diketahui kepastian realisasi harapan tersebut. Pelaku pasar pun juga harus waspada bila sinyal pembalikan arah mulai datang.

Pada perdagangan Senin (13/8/2012) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.104-4.123 dan resistance 4.154-4.168.

IHSG terlihat membentuk pola hanging man dimana sebelumnya membentuk pola menyerupai white marubozu. Posisi candle kian mendekati upper bollinger bands. MACD bergerak datar dengan histogram positif yang sedikit memendek.

RSI, William's %R, dan Stochastic telah menembus area overbought. Dari candle yang terbentuk, terbuka peluang koreksi bila sentimen positif yang ada kurang kuat mempertahankan posisi IHSG.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan a.l LSIP, SMGR, IMAS, AISA, MYOR, ROTI, BSDE, SSIA, dan AKRA.

Seperti diketahui, pada pekan kemarin, sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.150,01 (level tertingginya) jelang akhir sesi 2 dan juga sempat menyentuh level 4.118,16 (level terendahnya) di awal sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.141,56.

Volume perdagangan tercatat naik dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
18 menit yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
20 menit yang lalu
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
30 menit yang lalu
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
31 menit yang lalu
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
45 menit yang lalu
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved