Swasembada kedelai Indonesia masih jauh
Selasa, 14 Agustus 2012 - 12:58 WIB
Swasembada kedelai Indonesia masih jauh
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Aneka Kacang-kacangan Kementerian Pertanian, Maman Suherman mengutarakan, produksi kedelai dalam negeri baru memenuhi 40 persen dari kebutuhan konsumsi dalam negeri.
Dalam salah satu paparannya dalam acara "Public Hearing" tentang komoditi kedelai di gedung Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Selasa (14/8/2012), Maman juga mengutarakan, 60 persen kebutuhan kedelai masih bergantung pada impor.
"Produksi kedelai kita baru 40 persen dan 60 persen-nya dipenuhi dari impor, sehingga masih sulit untuk melakukan swasembada sekarang ini," ungkapnya.
Dari kondisi yang demikian, hampir dapat dipastikan swasemda kedelai tidak akan terlaksa dengan cepat. Pasalnya, produksi kedelai dalam negeri baru mencapai 800 ribu ton saja. Masih sangat jauh dari angka 2,7 juta ton sebagai sarat untuk bisa dikatakan swasembada.
"Saat ini petani kita baru bisa memproduksi 800 ribu ton, dan yang dibutuhkan itu 2,7 juta ton untuk mecapai swasembada," tukasnya.
Dalam salah satu paparannya dalam acara "Public Hearing" tentang komoditi kedelai di gedung Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Selasa (14/8/2012), Maman juga mengutarakan, 60 persen kebutuhan kedelai masih bergantung pada impor.
"Produksi kedelai kita baru 40 persen dan 60 persen-nya dipenuhi dari impor, sehingga masih sulit untuk melakukan swasembada sekarang ini," ungkapnya.
Dari kondisi yang demikian, hampir dapat dipastikan swasemda kedelai tidak akan terlaksa dengan cepat. Pasalnya, produksi kedelai dalam negeri baru mencapai 800 ribu ton saja. Masih sangat jauh dari angka 2,7 juta ton sebagai sarat untuk bisa dikatakan swasembada.
"Saat ini petani kita baru bisa memproduksi 800 ribu ton, dan yang dibutuhkan itu 2,7 juta ton untuk mecapai swasembada," tukasnya.
(gpr)
Lihat Juga :