BK bahan mentah mineral takkan dicabut
Sabtu, 18 Agustus 2012 - 08:14 WIB
BK bahan mentah mineral takkan dicabut
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah memastikan pengenaan Bea Keluar (BK) untuk bahan mentah mineral sebesar 20 persen tidak akan dicabut. Hal ini dinilai akan terus konsisten hingga benar ada pengolahan yang signifikan menghasilkan nilai tambah.
"Bea keluar kita akan konsisten. Kita tidak akan cabut, selama kita tidak melihat secara signifikan pengolahannya," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, kemarin.
Sejauh ini, dirinya mengakui pelemahan ekspor mineral yang terjadi sejak Mei lalu. Sepertinya misalnya nikel. Hal itu menurutnya terjadi karena permintaan yang berkurang.
"Betul (melemah), tapi yang menyatakan izin kan sudah lebih banyak itu membantu lah, tapi tergantung ada yang mau membeli enggak. Kalau ekonomi dunia berlanjut seperti ini terus ya, yang beli enggak akan lebih banyak," jelasnya.
Prediksinya, perubahan akan terjadi dalam 3 atau 4 bulan mendatang. Artinya, dari segi permintaan pun dinilai sudah membaik. "Tapi saya berharap waktu 3 sampai 4 bulan kedepan akan terjadi perubahan," pungkasnya.
"Bea keluar kita akan konsisten. Kita tidak akan cabut, selama kita tidak melihat secara signifikan pengolahannya," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, kemarin.
Sejauh ini, dirinya mengakui pelemahan ekspor mineral yang terjadi sejak Mei lalu. Sepertinya misalnya nikel. Hal itu menurutnya terjadi karena permintaan yang berkurang.
"Betul (melemah), tapi yang menyatakan izin kan sudah lebih banyak itu membantu lah, tapi tergantung ada yang mau membeli enggak. Kalau ekonomi dunia berlanjut seperti ini terus ya, yang beli enggak akan lebih banyak," jelasnya.
Prediksinya, perubahan akan terjadi dalam 3 atau 4 bulan mendatang. Artinya, dari segi permintaan pun dinilai sudah membaik. "Tapi saya berharap waktu 3 sampai 4 bulan kedepan akan terjadi perubahan," pungkasnya.
(and)
Lihat Juga :