Middle class RI terus tumbuh pesat

Jum'at, 24 Agustus 2012 - 18:58 WIB
Middle class RI terus...
Middle class RI terus tumbuh pesat
A A A
Sindonews.com - Perkembangan kelas menengah Indonesia tumbuh pesat dalam satu dekade terakhir dan dipandang sebagai penopang kinerja ekonomi nasional. Hal itu dinilai mampu memperkokoh fundamental perekonomian nasional.

Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Rizal Edi Halim, menilai pertumbuhan kelas menengah akan berlanjut hingga periode bonus demografi di 2040 dimana struktur demografi Indonesia di dominasi oleh usia produktif sementara dependency ratio semakin menurun. Dia memprediksi menjelang 2045, Indonesia akan diproyeksikan akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia yang berperan besar dalam pertumbuhan global.

"Dalam laporan Asian Development Bank (ADB) The Rise of Asia’s Middle Class beberapa waktu lalu, menunjukkan indikasi kebangkitan ekonomi Asia dengan indikasi perkembangan jumlah kelas menengah termasuk di Indonesia," ungkap dia kepada wartawan di Depok, Jumat (24/08/12).

"Bahkan dalam laporan Bank Dunia Global Development Horizon 2011 – Multipolarity The New Global Economy, menempatkan Indonesia bersama sama dengan China, India, Korea Selatan, dan Brazil, sebagai episentrum pertumbuhan global dengan estimasi sebagian pertumbuhan global disumbangkan oleh keenam Negara tersebut pada 2025," jelas dia.

Riz menambahkan Bank Dunia, IMF dan beberapa lembaga lainnya memproyeksikan perlambatan ekonomi global tahun 2012 sebagai akibat tekanan krisis Eropa, Amerika, Jepang dan perlambatan ekonomi Negara-negara yang diharapkan sebagai penopang pertumbuhan global seperti Cina , Brazil dan India.

"Bank dunia memprediksi Ekonomi global tahun ini akan berkembang pada tingkat 2,5 persen, sedangkan pertumbuhan di negara berkembang akan melambat menjadi 5,4 persen," katanya.

Rizal menjelaskan ekonomi Eropa melambat atau minus 0,2 persen di kuartal II setelah sebelumnya di kuartal 1 mengalami stagnasi. Jerman yang selama ini dipandang sebagai motor ekonomi Eropa hanya mampu bertumbuh 0,3 persen.

"Prediksi berbagai kalangan dan ekonomi mengisyaratkan ketidakmampuan Jerman dalam beberapa waktu mendatang untuk membendung ancaman resesi di zona Eropa dan perlambatan ekonomi global, dari 17 negara Eropa, PDB Portugal anjlok paling dalam yakni melambat 1,2 persen. Siprus minus 0,8 persen dan Italia mengalami kontraksi 0,7 persen," tandasnya.

Sementara itu data kuartal 2-2012 dari Irlandia dan Yunani belum diumumkan namun diproyeksikan juga akan mengalami kontraksi di angka 0,5 persen-1,3 persen.

"Negara-negara seperti Brazil, China, India, Korea Selatan, Nigeria, Bangladesh, Indonesia, Irak, diprediksi menjadi kekuatan yang bergerak menjadi penyeimbang perlambatan di Eropa, Amerika dan Jepang," imbuhnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
35 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved