PT ITMG pangkas produksi batu bara

Sabtu, 25 Agustus 2012 - 13:04 WIB
PT ITMG pangkas produksi...
PT ITMG pangkas produksi batu bara
A A A
Sindonews.com - PT Indo Tambangraya Megah Tbk(ITMG) pangkas produksi batu bara sebanyak 500.000 ton menjadi 26,5 juta ton dari target sebelumnya sebanyak 27 juta ton pada tahun ini.

Keputusan perseroan menurunkan target produksi mengingat harga jual batu bara di pasar dunia diproyeksi akan stagnan. ”Meski demikian, dari total target produksi yang direvisi, perseroan tetap mengalami pertumbuhan sebesar 8 persen dibandingkan realisasi produksi tahun 2011 lalu yang tercatat 25 juta ton,” ujar Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung di Jakarta kemarin.

Dia mengungkapkan, perseroan juga memperkirakan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) tahun ini lebih rendah dari tahun lalu yang berkisar USD94 per ton. Kondisi ini memungkinkan penyusutan sebesar USD3,4 setara 3,49 persen dibandingkan harga jual ratarata tahun lalu yang tercatat sebesar USD97,4 per ton.

Produsen batu bara yang dikendalikan Banpu Minerals Pte Ltd ini–korporasi asal Thailand, jika dihitung potensi pendapatan hingga akhir tahun 2012, akan meraup sekitar USD2,5 miliar. Hingga semester I/2012 ITMG sudah meraih pendapatan sebesar USD1,2 miliar. Sebagai informasi, saat ini emiten pertambangan ini sudah mengikat pembeli berkisar 87 persen penjualan batu bara dilakukan secara kontrak.

Dari kontrak tersebut, sebanyak 51 persen dijual dengan harga tetap, sedangkan 31 persen dijual harga sesuai indeks, 6 persen belum ditentukan, serta 13 persen belum terjual. Di sisi lain, anak usaha ITMG yakni Bharinto Ekatama,diperkirakan telah memberikan kontribusi produksi sebanyak 700.000 ton.

Selanjutnya, produksi anak usaha lainnya seperti Indocominco Mandiri diperkirakan 15 juta ton, naik dari 14,8 juta di tahun lalu. Produksi Kitadin-Td Mayang juga naik dari 400.000 ton menjadi 2,7 juta ton. Sedangkan, produksi Trubaindo Coal Mining tetap di kisaran 7,1 juta ton. Sementara, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengungkapkan, perusahaan tambang masih memiliki prospek terutama dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mendorong naiknya kebutuhan komoditas pertambangan.

”Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan penurunan cadangan minyak hingga 5,4 juta kiloliter yang berarti ada kenaikan harga minyak ke depannya,” ujar Ito saat ditemui wartawan dikantor BEI, Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, naiknya harga minyak akan berimbas terhadap peningkatan komoditas tambang seperti batu bara. (dna)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Aneka Gas Industri...
PT Aneka Gas Industri Berubah Nama Jadi PT Samator Indo Gas
Gubernur Erzaldi Sepakati...
Gubernur Erzaldi Sepakati Kerjasama dengan PT Paidi Indo Porang
Kasus Suap Benur, KPK...
Kasus Suap Benur, KPK Panggil Direktur PT Grahafoods Indo Pasifik
Perkuat Ekspansi Bisnis...
Perkuat Ekspansi Bisnis Nasional, Dahua Kolaborasi PT ECS Indo Jaya
Nasabah Minta Masa Pendaftaran...
Nasabah Minta Masa Pendaftaran Utang PKPU PT MPIP Diperpanjang
Sarat Kejanggalan, Pengadilan...
Sarat Kejanggalan, Pengadilan Niaga Harus Batalkan Proses PKPU PT Inet Global Indo
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
44 menit yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
1 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
2 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
3 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved