Dikalahkan Apple, saham Samsung langsung anjlok

Senin, 27 Agustus 2012 - 11:50 WIB
Dikalahkan Apple, saham...
Dikalahkan Apple, saham Samsung langsung anjlok
A A A
Sindonews.com - Saham Samsung Electronics mengalami kejatuhan terbesar dalam sehari, setelah juri AS memutuskan raksasa teknologi ini telah menyalin desain dari Apple.

Saham perusahaan-perusahaan Korea Selatan turun 7 persen dalam perdagangan Seoul, ini merupakan terbesar sejak Oktober 2008.

Perusahaan diperintahkan untuk membayar USD1.05 miliar untuk kerugian Apple, keputusan ini merupakan yang paling signifikan dalam pertempuran intelektual properti global. Namun Samsung akan banding atas putusan tersebut.

Analis mengatakan investor khawatir bahwa keputusan dapat mempengaruhi pendapatan. "Penyesuaian dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dihindari sebagai jumlah kerusakan jauh lebih besar daripada ekspektasi pasar, dan ada ketidakpastian lanjut, seperti kemungkinan larangan penjualan," kata John Park, dari Daishin Securities dikutip dari BBC, Senin (27/8/2012).

Apple mengatakan akan mencari perintah pengadilan di pengadilan sidang pada tanggal 20 September untuk memblokir penjualan produk Samsung di Amerika Serikat, yang selama ini jadi pasar kunci.

Salah satu kekhawatiran terbesar bagi Samsung adalah apakah Apple sekarang akan menargetkan S3 Galaxy, yang tidak termasuk dalam uji coba terakhir, karena difokuskan pada produk lama.

Analis mengatakan, produk andalannya Samsung terlaris adalah smartphone, dan jika itu termasuk dalam larangan AS pada penjualan yang akan memberikan Apple keuntungan besar di pasar.

Kalahnya Samsung dalam sengketa dengan Apple bukan hanya menguntungkan kubu Apple saja. Menurut analis, Research in Motion (RIM) dan Microsoft akan mendapatkan keuntungan dari hasil keputusan itu.

Analis teknologi dan konsultan Enderle Group, Rob Enderle seperti dilansir dari DailyTelegraph, Minggu (26/8/2012) mengatakan, perusahaan lain dapat mengambil manfaat dari keputusan sengketa paten Apple versus Samsung. Microsoft yang tertinggal di sektor ponsel dan RIM yang terpukul paling keras karena menjamurnya perangkat Android nampaknya akan mendapatkan nafas segar.

"Putusan pengadilan harus memberikan kesempatan lebih bagi kedua platform baru besutan Microsoft, Windows 8 dan Windows Phone. Ketika datang ganti rugi terhadap Apple, membuat kedua platform tersebut lebih aman dan mungkin menjadi cara yang terbaik untuk mendapatkan pangsa pasar yang baik," kata Enderle.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apple Jadi Pembeli Chip...
Apple Jadi Pembeli Chip Terbanyak Selama 2020
Penjualan iPhone Diprediksi...
Penjualan iPhone Diprediksi Melampaui Samsung untuk Pertama Kalinya
Geser Posisi Samsung,...
Geser Posisi Samsung, Apple Jadi Smartphone Terlaris di Dunia
Badai Inflasi Komponen...
Badai Inflasi Komponen Menghadang: Pasar Ponsel Global Diprediksi Terkoreksi di 2026
Lawan Apple Vision Pro,...
Lawan Apple Vision Pro, Samsung Siap Hadirkan Kacamata Pintar
Samsung Puji Penggunaan...
Samsung Puji Penggunaan USB-C di iPhone
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
22 menit yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
57 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
1 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
1 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved