Bursa error, BEI klaim tak rugikan investor
Senin, 27 Agustus 2012 - 14:06 WIB
Bursa error, BEI klaim tak rugikan investor
A
A
A
Sindonews.com - Meski sebanyak 84 dari 114 broker tidak terkoneksi dengaan perdagangan pagi akibat sistem komputer perdagangan bursa yang mati, Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengklaim, tidak ada investor yang dirugikan.
Saat ditemui wartawan usai menghadiri acara halal bihalal dengan DK OJK di kantor Kementrian Keuangan, dirinya mengaku, pihaknya tidak tinggal diam dengan berupaya mengidentifikasi sumber gangguan yang mengakibatkan terjadinya hal tersebut.
Pasalnya, akibat gangguan itu, bursa merasa dirugikan karena perdagangan sempat terhenti. "Bursa dirugikan karena warung tutup," terang Ito, Senin (27/8/2012).
Kerugian tersebut, sambungnya, dikarenakan sebanyak 84 broker tidak dapat terkoneksi dengan akses perdagangan hari ini, sehingga perdagangan praktis tertunda hingga para broker kembali terkoneksi.
"114 broker 84 yang tidak terkoneksi. Kalau orang gak konek, ya gak bisa. Ini kan bukan mesin yang bermasalah, masalah koneksi," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, perdagangan saham sempat terhenti karena adanya kendala teknis sistem remote trading BEI. Perdagangan yang seharusnya dimulai pukul 09.30 WIB baru dibuka pada pukul 10.00 waktu JATS-NextG.
Terganggunya jam perdagangan bursa akibat miss-connection belum bisa diperkirakan pengaruhnya seberapa besar terhadap volume transaksi perdagangan.
Miss-connection memang terjadi sepanjang 30 menit pada awal perdagangan yang menyebabkan transaksi investor sedikit tertunda.
Berdasarkan pantauan terakhir, posisi terakhir Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Senin (27/8/2012), berada di level level 4.144,125 turun tipis 1,274 poin. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,415 poin ke 712,842.
Adapun tercatat baru 37 saham yang menguat, 52 saham melemah, dan 69 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan baru mencapai 108,371 juta lembar saham dengan nilai transaksi Rp92,941 miliar, dan angka net selling menembus Rp1,122 miliar.
Bursa regional siang ini terpantau bergerak mixed. Indeks Nikkei 225 masih positif 37,77 poin ke 9.108,53. Sedangkan indeks Hang Seng turun 31,35 poin ke 19.848,68 dan indeks Strait Times turun 2,83 poin ke 3.047,66.
Sementara itu, dari pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan bahwa perdagangan efek untuk sesi I hari ini dihentikan lebih awal yaitu pada pukul 11.30 JATS, dari yang semestinya pukul 12.00 JATS.
Saat ditemui wartawan usai menghadiri acara halal bihalal dengan DK OJK di kantor Kementrian Keuangan, dirinya mengaku, pihaknya tidak tinggal diam dengan berupaya mengidentifikasi sumber gangguan yang mengakibatkan terjadinya hal tersebut.
Pasalnya, akibat gangguan itu, bursa merasa dirugikan karena perdagangan sempat terhenti. "Bursa dirugikan karena warung tutup," terang Ito, Senin (27/8/2012).
Kerugian tersebut, sambungnya, dikarenakan sebanyak 84 broker tidak dapat terkoneksi dengan akses perdagangan hari ini, sehingga perdagangan praktis tertunda hingga para broker kembali terkoneksi.
"114 broker 84 yang tidak terkoneksi. Kalau orang gak konek, ya gak bisa. Ini kan bukan mesin yang bermasalah, masalah koneksi," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, perdagangan saham sempat terhenti karena adanya kendala teknis sistem remote trading BEI. Perdagangan yang seharusnya dimulai pukul 09.30 WIB baru dibuka pada pukul 10.00 waktu JATS-NextG.
Terganggunya jam perdagangan bursa akibat miss-connection belum bisa diperkirakan pengaruhnya seberapa besar terhadap volume transaksi perdagangan.
Miss-connection memang terjadi sepanjang 30 menit pada awal perdagangan yang menyebabkan transaksi investor sedikit tertunda.
Berdasarkan pantauan terakhir, posisi terakhir Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Senin (27/8/2012), berada di level level 4.144,125 turun tipis 1,274 poin. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,415 poin ke 712,842.
Adapun tercatat baru 37 saham yang menguat, 52 saham melemah, dan 69 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan baru mencapai 108,371 juta lembar saham dengan nilai transaksi Rp92,941 miliar, dan angka net selling menembus Rp1,122 miliar.
Bursa regional siang ini terpantau bergerak mixed. Indeks Nikkei 225 masih positif 37,77 poin ke 9.108,53. Sedangkan indeks Hang Seng turun 31,35 poin ke 19.848,68 dan indeks Strait Times turun 2,83 poin ke 3.047,66.
Sementara itu, dari pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan bahwa perdagangan efek untuk sesi I hari ini dihentikan lebih awal yaitu pada pukul 11.30 JATS, dari yang semestinya pukul 12.00 JATS.
(gpr)
Lihat Juga :