PLN siap naikkan TDL tahun depan
Senin, 27 Agustus 2012 - 15:33 WIB
PLN siap naikkan TDL tahun depan
A
A
A
Sindonews.com - PT PLN (Persero) mengaku siap jika rencana pemerintah untuk menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) per tiga bulan tahun depan.
"Pemerintah akan naikkan (TDL) setiap tiga bulan. Kita siap saja," kata Direktur Utama PLN Nur Pamudji, di kantornya, Jakarta, Senin (27/8/2012).
Menurut Pamudji, hal tersebut di karenakan sistem pencatatan tarif listrik yang di gunakan PLN sudah menggunakan sistem komputerisasi.
"Karena sudah sistem komputerisasi seluruh Indonesia, semua mengikuti jadi mudah. Kalau mau setiap bulan juga bisa, apalagi setiap tiga bulan," ungkap Pamudji.
Pamudji mengatakan, untuk kenaikan harga listrik nantinya akan dibahas dengan Direktur Jendral (Dirjen) listrik kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Nanti akan dibahas dengan dirjen, itu kan policy pemerintah, ada beberapa jenis kwh. Kalau 60 kwh pertama harganya paling murah, 120 kwh berikutnya lebih mahal. Yang mana yang mau dinaikan ini akan dibahas Dirjen," jelas Pamudji.
Dengan adanya pengurangan subsidi listrik tersebut akan menimbulkan dampak ke PLN berupa subsidi yang diterima pemerintah akan berkurang.
"Pendapatan PLN berasal dari pelanggan dan subsidi, kalau TDL naik, pendapatan dari pelanggan akan bertambah dan subsidi akan turun," tutup Pamudji.
"Pemerintah akan naikkan (TDL) setiap tiga bulan. Kita siap saja," kata Direktur Utama PLN Nur Pamudji, di kantornya, Jakarta, Senin (27/8/2012).
Menurut Pamudji, hal tersebut di karenakan sistem pencatatan tarif listrik yang di gunakan PLN sudah menggunakan sistem komputerisasi.
"Karena sudah sistem komputerisasi seluruh Indonesia, semua mengikuti jadi mudah. Kalau mau setiap bulan juga bisa, apalagi setiap tiga bulan," ungkap Pamudji.
Pamudji mengatakan, untuk kenaikan harga listrik nantinya akan dibahas dengan Direktur Jendral (Dirjen) listrik kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Nanti akan dibahas dengan dirjen, itu kan policy pemerintah, ada beberapa jenis kwh. Kalau 60 kwh pertama harganya paling murah, 120 kwh berikutnya lebih mahal. Yang mana yang mau dinaikan ini akan dibahas Dirjen," jelas Pamudji.
Dengan adanya pengurangan subsidi listrik tersebut akan menimbulkan dampak ke PLN berupa subsidi yang diterima pemerintah akan berkurang.
"Pendapatan PLN berasal dari pelanggan dan subsidi, kalau TDL naik, pendapatan dari pelanggan akan bertambah dan subsidi akan turun," tutup Pamudji.
(gpr)
Lihat Juga :