BEI sudah identifikasi dan perbaiki kerusakan
Selasa, 28 Agustus 2012 - 14:38 WIB
BEI sudah identifikasi dan perbaiki kerusakan
A
A
A
Sindonews.com - Direktur IT Bursa Efek Indonesia (BEI), Adikin Basirun mengklaim sudah melakukan identifikasi dan melakukan perbaikan pada sistem perdagangan saham di BEI yang sempat mengalami kekacauan.
Menurutnya, permasalahan ada di gateway (hardware) yang mengalami gangguan. Dia juga mengaku sudah melakukan testing sehingga sudah bisa diatasi permasalahannya hari ini. "Hardware-nya itu ada gangguan yang tidak teratur, jadi kadang-kadang teratur kadang tidak," katanya saat ditemui di BEI, Selasa (28/8/2012).
Kemarin, Adikin menambahkan, sebelum perdagangan dimulai, bursa melakukan realokasi ke DRC center. Kegiatan operasi dipindahkan ke DRC, beberapa saat setelah beroperasi ada masalah lagi yakni distribusi data feed melalui vendor yang mengakibatkan para pengguna yang mengakses melalui vendor tidak mendapatkan informasi yang digunakan untuk melakukan transaksi.
"Namun pada prinsipnya mesin perdagang bursa berjalan normal, akses investor ke broker memiliki hak terhadap informasi. Tidak semua broker memberikan informasi yang sama ke investor. Pada sesi kedua kita buka normal, sesi dua (ditutup) lebih awal karena kita melakukan evaluasi dan penyelesaian lebih awal," tambahnya.
Saat ditanyakan tentang antisipasinya yang dilakukan pihak BEI, Adikin menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengidentifikasi permasalahannya, lalu melakukan isolasi serta melakukan penggantian dengan perangkat yang baru.
"Untuk biaya sendiri, itu kan sudah ada vendor yang mengurusnya, hal tersebut ada dalam kontrak maintenance, jadi vendor yang melakukan pemeliharaan tersebut, untuk itu kita yang melakukan penggantian tersebut," kata dia.
Menurutnya, permasalahan ada di gateway (hardware) yang mengalami gangguan. Dia juga mengaku sudah melakukan testing sehingga sudah bisa diatasi permasalahannya hari ini. "Hardware-nya itu ada gangguan yang tidak teratur, jadi kadang-kadang teratur kadang tidak," katanya saat ditemui di BEI, Selasa (28/8/2012).
Kemarin, Adikin menambahkan, sebelum perdagangan dimulai, bursa melakukan realokasi ke DRC center. Kegiatan operasi dipindahkan ke DRC, beberapa saat setelah beroperasi ada masalah lagi yakni distribusi data feed melalui vendor yang mengakibatkan para pengguna yang mengakses melalui vendor tidak mendapatkan informasi yang digunakan untuk melakukan transaksi.
"Namun pada prinsipnya mesin perdagang bursa berjalan normal, akses investor ke broker memiliki hak terhadap informasi. Tidak semua broker memberikan informasi yang sama ke investor. Pada sesi kedua kita buka normal, sesi dua (ditutup) lebih awal karena kita melakukan evaluasi dan penyelesaian lebih awal," tambahnya.
Saat ditanyakan tentang antisipasinya yang dilakukan pihak BEI, Adikin menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengidentifikasi permasalahannya, lalu melakukan isolasi serta melakukan penggantian dengan perangkat yang baru.
"Untuk biaya sendiri, itu kan sudah ada vendor yang mengurusnya, hal tersebut ada dalam kontrak maintenance, jadi vendor yang melakukan pemeliharaan tersebut, untuk itu kita yang melakukan penggantian tersebut," kata dia.
(gpr)
Lihat Juga :