BNI kucurkan kredit sektor agribisnis Rp200 M
Selasa, 28 Agustus 2012 - 15:44 WIB
BNI kucurkan kredit sektor agribisnis Rp200 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) telah menyepakati sejumlah penyaluran kredit korporasi di semester dua ini. Khusus untuk sektor agribisnis, yaitu kelapa sawit, BNI telah menyepakati pemberian kredit sebesar Rp200 miliar.
Direktur Korporasi BNI Khrisna R Suprapto mengatakan, dalam semester dua ini BNI telah menyepakati sejumlah fasilitas kredit. Untuk sektor agribisnis sendiri baru-baru ini BNI mencapai kesepakatan dengan perusahaan kelapa sawit sebesar Rp200 miliar. Dana ini nantinya akan digunakan untuk pengembangan lahan kelapa sawit.
"Sudah selesai MoU, tinggal tandatangan perjanjian kerja sama dan bisa ditarik, ya awal September lah," ujar Khrisna di sela-sela acara 'Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2012' di Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Terkait hal tersebut, dirinya menerangkan, pihaknya akan memberikan kredit mencapai Rp200 miliar kepada setiap perusahaan guna membiayai kebutuhan operasional kegiatan pertanian termasuk pengembangan lahan. "Agribisnisnya perusahaan kelapa sawit. Nilainya Rp200 miliar untuk satu perusahaan untuk pengembangan lahan," tuturnya.
Sebelumnya, BNI mengaku tengah menargetkan menyalurkan kredit korporasi perseroan mencapai Rp65 triliun hingga akhir tahun 2012. Pada semester pertama, BNI mengklaim telah mendistribusikan sekira Rp40 triliun. "Sampai akhir tahun Rp65 triliun, semseter satu Rp40 triliun. Masih banyak itu," ungkap Krishna.
Direktur Korporasi BNI Khrisna R Suprapto mengatakan, dalam semester dua ini BNI telah menyepakati sejumlah fasilitas kredit. Untuk sektor agribisnis sendiri baru-baru ini BNI mencapai kesepakatan dengan perusahaan kelapa sawit sebesar Rp200 miliar. Dana ini nantinya akan digunakan untuk pengembangan lahan kelapa sawit.
"Sudah selesai MoU, tinggal tandatangan perjanjian kerja sama dan bisa ditarik, ya awal September lah," ujar Khrisna di sela-sela acara 'Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2012' di Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Terkait hal tersebut, dirinya menerangkan, pihaknya akan memberikan kredit mencapai Rp200 miliar kepada setiap perusahaan guna membiayai kebutuhan operasional kegiatan pertanian termasuk pengembangan lahan. "Agribisnisnya perusahaan kelapa sawit. Nilainya Rp200 miliar untuk satu perusahaan untuk pengembangan lahan," tuturnya.
Sebelumnya, BNI mengaku tengah menargetkan menyalurkan kredit korporasi perseroan mencapai Rp65 triliun hingga akhir tahun 2012. Pada semester pertama, BNI mengklaim telah mendistribusikan sekira Rp40 triliun. "Sampai akhir tahun Rp65 triliun, semseter satu Rp40 triliun. Masih banyak itu," ungkap Krishna.
(gpr)
Lihat Juga :