BNI siapkan pembiayaan infrastruktur Rp1,5 T
Selasa, 28 Agustus 2012 - 15:52 WIB
BNI siapkan pembiayaan infrastruktur Rp1,5 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengklaim turut berkontribusi terhadap pembiayaan infrastruktur Indonesia dengan sistem sindikasi yang bernilai sekira Rp1,5 triliun, salah satunya adalah pembangunan proyek jalan tol.
"Sindikasinya ada beberapa nilainya Rp1,5 triliun untuk infrastruktur," ujar Direktur Bisnis Banking BNI, Krishna Suparto di sela-sela acara 'Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2012' di Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Lebih lanjut, Krishna mengaku pihaknya juga tengah berupaya menggandeng bank lainnya guna merealisasikan program tersebut. "Kita undang bank-bank lain. Ini masih tahap jajaki, dan kami ingin menjadi lead. Bank-bank lainnya, bank BUMN, swasta dan asing bisa kami ajak," sambungnya.
Kendati demikian, dirinya mengaku masih harus mengkaji berapa besar yang akan diserap dari anggaran tersebut. "Dari Rp1,5 triliun, kami belum tahu mau serap berapa, karena kami lihat visibilitasnya," imbunya.
Pembangunan infrastruktur yang dimaksudnya adalah pembangunan ruas tol Solo-Ngawi dengan panjang ruas 90,1 km, ruas tol Ngawi-Kertosono dengan panjang ruas tol 87 km, dan ruas tol Serpong-Cinere dengan panjang ruas 10,14 km yang akan dikelola oleh PT Thiess Contractor Indonesia (TCI) selaku investor dan kontraktor.
"Sindikasinya ada beberapa nilainya Rp1,5 triliun untuk infrastruktur," ujar Direktur Bisnis Banking BNI, Krishna Suparto di sela-sela acara 'Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2012' di Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Lebih lanjut, Krishna mengaku pihaknya juga tengah berupaya menggandeng bank lainnya guna merealisasikan program tersebut. "Kita undang bank-bank lain. Ini masih tahap jajaki, dan kami ingin menjadi lead. Bank-bank lainnya, bank BUMN, swasta dan asing bisa kami ajak," sambungnya.
Kendati demikian, dirinya mengaku masih harus mengkaji berapa besar yang akan diserap dari anggaran tersebut. "Dari Rp1,5 triliun, kami belum tahu mau serap berapa, karena kami lihat visibilitasnya," imbunya.
Pembangunan infrastruktur yang dimaksudnya adalah pembangunan ruas tol Solo-Ngawi dengan panjang ruas 90,1 km, ruas tol Ngawi-Kertosono dengan panjang ruas tol 87 km, dan ruas tol Serpong-Cinere dengan panjang ruas 10,14 km yang akan dikelola oleh PT Thiess Contractor Indonesia (TCI) selaku investor dan kontraktor.
(gpr)
Lihat Juga :