IHSG masih belum membaik
Rabu, 29 Agustus 2012 - 09:23 WIB
IHSG masih belum membaik
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepertinya belum terlepas dari zona negatif pada perdagangan hari ini. Volume perdagangan, memang mencatat kenaikan pada perdagangan kemarin, namun hal ini juga disebabkan oleh aktivitas yang kembali normal.
"Pada perdagangan hari ini diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.112-4.127 dan resistance 4.157-4.173," kata Analis Indosurya Asset Management Reza Priyambada kepada Sindonews, Rabu (29/8/2012).
Melihat pergerakannya, lanjut Reza, IHSG terlihat lagi-lagi kembali membentuk pola spinning namun, dengan ekor atas dan bawah yang lebih panjang dari sebelumnya. Posisi candle mendekati middle bollinger bands. MACD bergerak datar cenderung turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's % R, dan Stochastic kembali bergerak turun dari area overbought.
Sementara itu, penantian yang tidak jelas kepastiannya terhadap stimulus moneter, menurut Reza akan mengganggu pelaku pasar. Apalagi jika sentimen yang ada tidak menunjukkan gejala ekonomi akan membaik. "Pelaku pasar pun akan cenderung wait&see, bahkan cenderung melepas posisi," jelasnya.
Saham yang mesti dicermati adalah SIMP, ITMG, SMGR, ASII, INDF, KAEF, CTRA, PGAS, dan BMRI.
Reza menyatakan, pelaku pasar juga menunggu beberapa data penting dari bursa global. Seperti misalnya, langkah Perancis & Jerman dalam mempersiapkan proposal untuk perbaikan kondisi fiskal, perbankan, dan moneter di wilayah Euro serta langkah ECB yang akan memformulasikan rencana pembelian obligasi dan kreditor Yunani akan menyampaikan laporan kemajuan yang telah dicapai Yunani dalam mereformasi keuangan negaranya.
"Akan tetapi, waspadalah akan penurunan lanjutan bila rilis data-data tersebut tidak sesuai harapan," lengkap Reza.
"Pada perdagangan hari ini diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.112-4.127 dan resistance 4.157-4.173," kata Analis Indosurya Asset Management Reza Priyambada kepada Sindonews, Rabu (29/8/2012).
Melihat pergerakannya, lanjut Reza, IHSG terlihat lagi-lagi kembali membentuk pola spinning namun, dengan ekor atas dan bawah yang lebih panjang dari sebelumnya. Posisi candle mendekati middle bollinger bands. MACD bergerak datar cenderung turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's % R, dan Stochastic kembali bergerak turun dari area overbought.
Sementara itu, penantian yang tidak jelas kepastiannya terhadap stimulus moneter, menurut Reza akan mengganggu pelaku pasar. Apalagi jika sentimen yang ada tidak menunjukkan gejala ekonomi akan membaik. "Pelaku pasar pun akan cenderung wait&see, bahkan cenderung melepas posisi," jelasnya.
Saham yang mesti dicermati adalah SIMP, ITMG, SMGR, ASII, INDF, KAEF, CTRA, PGAS, dan BMRI.
Reza menyatakan, pelaku pasar juga menunggu beberapa data penting dari bursa global. Seperti misalnya, langkah Perancis & Jerman dalam mempersiapkan proposal untuk perbaikan kondisi fiskal, perbankan, dan moneter di wilayah Euro serta langkah ECB yang akan memformulasikan rencana pembelian obligasi dan kreditor Yunani akan menyampaikan laporan kemajuan yang telah dicapai Yunani dalam mereformasi keuangan negaranya.
"Akan tetapi, waspadalah akan penurunan lanjutan bila rilis data-data tersebut tidak sesuai harapan," lengkap Reza.
(and)
Lihat Juga :