Bandara Karawang disiapkan dampingi bandara Soetta
Rabu, 29 Agustus 2012 - 15:35 WIB
Bandara Karawang disiapkan dampingi bandara Soetta
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah berencana membangun bandara dengan kapasitas yang cukup besar di daerah Karawang, Jawa Barat. Bandara ini didesain untuk mendukung kapasitas Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Tangerang.
Dirjen Perhubungan Udara, Kementrian Perhubungan, Herry Bakti mengungkapkan bandara Karawang diharapkan mampu menampung sekitar 100 juta penumpang pertahun.
"Sama dengan Soetta, mungkin tahap I, 30 juta penumpang setelah itu bisa sampai 100 juta, itu bisa juga," kata Herry di Jakarta Convension Center Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Saat ini, lanjutnya, pembangunan Bandara di Karawang masih dalam tahap pengkajian. Targetnya layanan infrastruktur penerbangan tersebut akan dibangun pada tahun 2015 dengan tiga tahapan. "Itu 2015 baru mulai dibangun, karena 2014 Soetta selesai dibangun baru 2014 akhir atau 2015 kerawang baru dibangun," jelasnya.
Herry mengatakan, Bandara Soeta tidak bisa dikembangkan lagi, apalagi dengan menambah line yang ketiga saja sudah membutuhkan Rp4 triliun hanya untuk tanah.
"Untuk nambah runway ketiga agak susah, dana ada batasan paling sampe Rp70 juta di Soetta, untuk supaya Karawang ini sebagai back up jadi ada dua multi airport jadi itu sebenarnya," lanjut Herry.
Dari segi pendanaan, Herry mengaku akan menawarkan ke pihak swasta lewat sistem Public Private Partnership (PPP). Dibandingkan dengan Soetta, bandara Karawang lebih terformat seperti economy airport. "Jadi sebagian besar fungsi bandara, tata ruang bandara dan terminal itu akan teratur nanti," pungkasnya.
Dirjen Perhubungan Udara, Kementrian Perhubungan, Herry Bakti mengungkapkan bandara Karawang diharapkan mampu menampung sekitar 100 juta penumpang pertahun.
"Sama dengan Soetta, mungkin tahap I, 30 juta penumpang setelah itu bisa sampai 100 juta, itu bisa juga," kata Herry di Jakarta Convension Center Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Saat ini, lanjutnya, pembangunan Bandara di Karawang masih dalam tahap pengkajian. Targetnya layanan infrastruktur penerbangan tersebut akan dibangun pada tahun 2015 dengan tiga tahapan. "Itu 2015 baru mulai dibangun, karena 2014 Soetta selesai dibangun baru 2014 akhir atau 2015 kerawang baru dibangun," jelasnya.
Herry mengatakan, Bandara Soeta tidak bisa dikembangkan lagi, apalagi dengan menambah line yang ketiga saja sudah membutuhkan Rp4 triliun hanya untuk tanah.
"Untuk nambah runway ketiga agak susah, dana ada batasan paling sampe Rp70 juta di Soetta, untuk supaya Karawang ini sebagai back up jadi ada dua multi airport jadi itu sebenarnya," lanjut Herry.
Dari segi pendanaan, Herry mengaku akan menawarkan ke pihak swasta lewat sistem Public Private Partnership (PPP). Dibandingkan dengan Soetta, bandara Karawang lebih terformat seperti economy airport. "Jadi sebagian besar fungsi bandara, tata ruang bandara dan terminal itu akan teratur nanti," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :