IHSG diprediksi belum akan bangkit
Kamis, 30 Agustus 2012 - 08:55 WIB
IHSG diprediksi belum akan bangkit
A
A
A
Sindonews.com - Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menawarkan posisi yang menarik bagi investor untuk kembali masuk, namun ternyata belum didukung oleh kondisi lapangan yang positif. Sehingga, pada perdagangan hari ini sepertinya IHSG kembali jatuh melemah.
Perkiraannya, IHSG akan berada pada support 4.048-4.068 dan resistance 4.108-4.128.
"Dari candle yang terbentuk, pelemahan cukup dalam hingga IHSG mendekati area oversoldnya," kata analis Indosurya Asset Management Reza Priyambada kepada Sindonews, Kamis (30/8/2012)
Reza menjelaskan, IHSG terlihat membentuk pola seperti hammer namun, dengan body candle yang lebih panjang. Posisi candle mendekati lower bollinger bands. MACD bergerak cenderung turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali melanjutkan penurunan dari area overbought.
Akan tetapi, lanjut Reza, pergerakan bursa saham AS juga akan sangat mempengaruhi nasib IHSG. Jika bergerak reserval naik, dimungkinkan potensi kelanjutan pelemahan dapat terkurangi.
"Bursa saham AS diperkirakan akan bergerak variatif karena wait & see pelaku pasar terhadap rilis data GDP AS. Diharapkan rilis data GDP AS dapat positif sehingga bisa memberi harapan positif bagi pergerakan bursa saham Asia," paparnya.
Sementara itu, saham-saham yang dapat dicermati adalah LSIP, SMGR, MNCN, MAPI, JSMR, PGAS, WIKA, dan CPIN.
Perkiraannya, IHSG akan berada pada support 4.048-4.068 dan resistance 4.108-4.128.
"Dari candle yang terbentuk, pelemahan cukup dalam hingga IHSG mendekati area oversoldnya," kata analis Indosurya Asset Management Reza Priyambada kepada Sindonews, Kamis (30/8/2012)
Reza menjelaskan, IHSG terlihat membentuk pola seperti hammer namun, dengan body candle yang lebih panjang. Posisi candle mendekati lower bollinger bands. MACD bergerak cenderung turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali melanjutkan penurunan dari area overbought.
Akan tetapi, lanjut Reza, pergerakan bursa saham AS juga akan sangat mempengaruhi nasib IHSG. Jika bergerak reserval naik, dimungkinkan potensi kelanjutan pelemahan dapat terkurangi.
"Bursa saham AS diperkirakan akan bergerak variatif karena wait & see pelaku pasar terhadap rilis data GDP AS. Diharapkan rilis data GDP AS dapat positif sehingga bisa memberi harapan positif bagi pergerakan bursa saham Asia," paparnya.
Sementara itu, saham-saham yang dapat dicermati adalah LSIP, SMGR, MNCN, MAPI, JSMR, PGAS, WIKA, dan CPIN.
(and)
Lihat Juga :