Tingkatkan layanan, BEI tambah fasilitas dan SDM
Kamis, 30 Agustus 2012 - 19:42 WIB
Tingkatkan layanan, BEI tambah fasilitas dan SDM
A
A
A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan dan kinerjanya sebagai pengatur aktivitas perdagangan modal di Indonesia.
"Tugas dari bursa adalah agar perdagangan berlangsung efisien wajar dan teratur," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito, saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (30/8/2012).
Sebagai bentuk nyata upaya peningkatan kualitas tersebut, Ito mengaku pihaknya bahkan telah meningkatkan jumlah sumber daya menusia hingga mencapai 400 orang. "Karyawan naik dari 300 karyawan menjadi 400 karyawan," terang ito.
Selain bertambahnya jumlah karyawan, diakui Ito, pihaknya juga tengah meningkatkan kualitas fasilitas perdagangan di pasar modal dengan teknologi yang lebih lengkap. "Selain itu ada peningkatan fasilitas pasar seperti, SID single investor identity dan Straight Through Proicessing (STP)," ujarnya.
Kendati tidak mengungkapkannya secara terperinci, peningkatan tersebut diakuinya terdistribusi di 17 pusat informasi pasar modal yang ada di seluruh indonesia. "Kita seusai mandat dari UU, tugas pasar modal adalah mengambangkan pasar modal. Untuk itu kita mendirikan pusat informasi pasar modal (PIPM) di daerah-daerah. Ada 17 pusat informasi pasar modal," sebutnya.
"Tugas dari bursa adalah agar perdagangan berlangsung efisien wajar dan teratur," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito, saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (30/8/2012).
Sebagai bentuk nyata upaya peningkatan kualitas tersebut, Ito mengaku pihaknya bahkan telah meningkatkan jumlah sumber daya menusia hingga mencapai 400 orang. "Karyawan naik dari 300 karyawan menjadi 400 karyawan," terang ito.
Selain bertambahnya jumlah karyawan, diakui Ito, pihaknya juga tengah meningkatkan kualitas fasilitas perdagangan di pasar modal dengan teknologi yang lebih lengkap. "Selain itu ada peningkatan fasilitas pasar seperti, SID single investor identity dan Straight Through Proicessing (STP)," ujarnya.
Kendati tidak mengungkapkannya secara terperinci, peningkatan tersebut diakuinya terdistribusi di 17 pusat informasi pasar modal yang ada di seluruh indonesia. "Kita seusai mandat dari UU, tugas pasar modal adalah mengambangkan pasar modal. Untuk itu kita mendirikan pusat informasi pasar modal (PIPM) di daerah-daerah. Ada 17 pusat informasi pasar modal," sebutnya.
(gpr)
Lihat Juga :