Inti Bangun Sejahtera resmi melantai di BEI
Jum'at, 31 Agustus 2012 - 10:25 WIB
Inti Bangun Sejahtera resmi melantai di BEI
A
A
A
Sindonews.com - Setelah melalui proses yang cukup panjang, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Perseroan menetapkan harga saham perdana sebesar Rp1.000 per saham.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dari mulai tahap persiapan hingga tercapainya IPO pada hari ini," ungkap Presiden Direktur PT Inti Bangun Sejahtera, Andrie Tjioe dalam pembukaan listing PT Inti Bangun Sejahtera di Main Hall lantai GF, gedung BEI, Jakarta, Jum'at (31/8/2012).
Dalam pencatatan di papan bursa, perseroan tercatat dengan kode IBST dengan harga saham penawaran sebesar Rp1.500 per saham pada pembukaan pencatatan. Dengan volume 331 lot dan total nilai transaksi 240 juta. Angka tersebut naik sebesar 50 persen dari nilai saham pada Penawaran Umum Perdana (IPO) sebesar Rp1.000 per saham.
Jumlah saham yang dilepas ke publik sekitar 154,24 juta saham atau 15 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Dengan penetapan harga saham perdana tersebut, perseroan diperkirakan memperoleh dana sebesar Rp154,24 miliar dari hasil penawaran umum saham perdana.
Perusahaan yang bergerak di bidang usaha penunjang telekomunikasi itu menunjuk PT OSK Nusadana Securities Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin emisi IPO.
Perusahaan berencana menggunakan 85 persen hasil IPO untuk modal investasi, sisanya untuk modal kerja. Perseroan membutuhkan Rp200-300 miliar hingga akhir 2012. Perusahaan berencana membangun 50 menara tahun ini dan 250 menara tahun depan, dengan nilai investasi Rp1 miliar per menara.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dari mulai tahap persiapan hingga tercapainya IPO pada hari ini," ungkap Presiden Direktur PT Inti Bangun Sejahtera, Andrie Tjioe dalam pembukaan listing PT Inti Bangun Sejahtera di Main Hall lantai GF, gedung BEI, Jakarta, Jum'at (31/8/2012).
Dalam pencatatan di papan bursa, perseroan tercatat dengan kode IBST dengan harga saham penawaran sebesar Rp1.500 per saham pada pembukaan pencatatan. Dengan volume 331 lot dan total nilai transaksi 240 juta. Angka tersebut naik sebesar 50 persen dari nilai saham pada Penawaran Umum Perdana (IPO) sebesar Rp1.000 per saham.
Jumlah saham yang dilepas ke publik sekitar 154,24 juta saham atau 15 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Dengan penetapan harga saham perdana tersebut, perseroan diperkirakan memperoleh dana sebesar Rp154,24 miliar dari hasil penawaran umum saham perdana.
Perusahaan yang bergerak di bidang usaha penunjang telekomunikasi itu menunjuk PT OSK Nusadana Securities Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin emisi IPO.
Perusahaan berencana menggunakan 85 persen hasil IPO untuk modal investasi, sisanya untuk modal kerja. Perseroan membutuhkan Rp200-300 miliar hingga akhir 2012. Perusahaan berencana membangun 50 menara tahun ini dan 250 menara tahun depan, dengan nilai investasi Rp1 miliar per menara.
(gpr)
Lihat Juga :