2013, proyek JLNT Becakayu akan dilanjutkan
Sabtu, 01 September 2012 - 11:00 WIB
2013, proyek JLNT Becakayu akan dilanjutkan
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur beserta Pemprov DKI Jakarta berencana akan melanjutkan proyek pembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) yang menghubungkan Bekasi, Cawang hingga Kampungmelayu (Becakayu) pada tahun 2013 mendatang.
Rencana tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam mengurai kemacetan yang kerap mendera beberapa kawasan seperti Jalan Inspeksi Kalimalang, Jalan Bypass, dan Jalan Otto Iskandardinata.
Ketua Tim P2T Kota Administrasi Jakarta Timur, Husein Murad mengatakan, untuk melanjutkan program pembangunan JLNT Becakayu, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 300 miliar dari APBN 2012. Dana tersebut untuk pembebasan lahan di sepanjang kawasan yang akan menjadi lintasan Becakayu.
Saat ini Panitia Pengadaan Tanah (P2T) sendiri tengah melakukan penelitian berkas guna memperlancar rencana tersebut. "Anggarannya dari APBN 2012, sekitar Rp300 miliar, itu untuk biaya pembebasan lahan," ujarnya.
Diprediksi pembangunan jalan tersebut dimulai pada tahun 2013 mendatang. "Sedang dilakukan penelitian berkas. Jika penelitian selesai akan dilanjutkan dengan pemanggilan terhadap para pemilik lahan. Namun sebelumnya mereka pun sudah dipanggil untuk musyawarah harga pada saat puasa kemarin," papar Murad.
Rencana tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam mengurai kemacetan yang kerap mendera beberapa kawasan seperti Jalan Inspeksi Kalimalang, Jalan Bypass, dan Jalan Otto Iskandardinata.
Ketua Tim P2T Kota Administrasi Jakarta Timur, Husein Murad mengatakan, untuk melanjutkan program pembangunan JLNT Becakayu, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 300 miliar dari APBN 2012. Dana tersebut untuk pembebasan lahan di sepanjang kawasan yang akan menjadi lintasan Becakayu.
Saat ini Panitia Pengadaan Tanah (P2T) sendiri tengah melakukan penelitian berkas guna memperlancar rencana tersebut. "Anggarannya dari APBN 2012, sekitar Rp300 miliar, itu untuk biaya pembebasan lahan," ujarnya.
Diprediksi pembangunan jalan tersebut dimulai pada tahun 2013 mendatang. "Sedang dilakukan penelitian berkas. Jika penelitian selesai akan dilanjutkan dengan pemanggilan terhadap para pemilik lahan. Namun sebelumnya mereka pun sudah dipanggil untuk musyawarah harga pada saat puasa kemarin," papar Murad.
(gpr)
Lihat Juga :