Liburan, kunjungan wisman di Bali merosot
Senin, 03 September 2012 - 22:06 WIB
Liburan, kunjungan wisman di Bali merosot
A
A
A
Sindonews.com - Ini peringatan bagi kalangan industri pariwisata di Bali, pasalnya saat musim liburan bulan Juli 2012 justru terjadi penurunan jumlah wisatawan asing ke Pulau Dewata hingga 4,24 persen. Data dilansir Badan Statistik Provinsi Bali menunjukkan, penurunan hingga 4,24 persen dibandingkan periode yang sama Juli tahun lalu.
"Penyebab penurunan ini diduga karena banyak orang yang menunda bepergian ke Bali pada Juli tahun ini," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, Gede Suarsa dalam keterangannya resminya, Senin (3/9/2012).
Tercatat kunjungan wisman pada bulan Juli mencapai 271.512 orang, padahal bulan Juli tahun lalu sebanyak 283.524 orang. Sebagian besar kedatangan wisatawan asing itu lewat bandara Ngurah Rai, yang jumlahnya sebanyak 271.371 orang.
Diketahui, lima negara pemasok wisatawan asing ke Bali masing-masing Australia sebesar 27,37 persen, RRC 10,21 persen di urutan kedua disusul Jepang 6,16 persen. Setelah itu Perancis sebanyak 5,55 persen, dan Malaysia 4,14 persen. Sementara Australia adalah negara pemasok wisatawan terbanyak ke Bali selama Juli 2012.
Hanya saja, dibanding Juni 2012, kunjungan wisman bulan Juli lalu mengalami kenaikan 11,24 persen. Selama Juni, kunjungan wisatawan asing mencapai 244.080 orang.
Adapun jumlah kunjungan wisatawan dalam periode Januari-Juli 2012 mencapai 1.646.720 orang atau meningkat 3,75 persen dibandingkan periode yang sama Januari-Juli 2011 mencapai 1.587.133 orang.
Untuk tingkat hunian kamar hotel selama Juli 2012 pada hotel berbintang di Bali, lanjut dia mencapai rata-rata 62,28 persen. Untuk lama menginap tamu asing dan domestik selama 3,09 hari. Jumlah lama menginap tersebut dibanding Juni 2012, tingkat hunian hotel ini turun 2,03 poin dengan lama tinggal rata-rata turun 0,03 poin.
Untuk hotel non bintang pada Juli mencapai 40,55 persen dengan rata-rata lama tinggal baik tamu asing maupun domestik 2,87 hari. "Jika dibandingkan bulan Juni 2012, tingkat hunian kamar hotel ini naik 0,29 poin dengan rata-rata lama menginap turun 0,20 poin," katanya menambahkan.
"Penyebab penurunan ini diduga karena banyak orang yang menunda bepergian ke Bali pada Juli tahun ini," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, Gede Suarsa dalam keterangannya resminya, Senin (3/9/2012).
Tercatat kunjungan wisman pada bulan Juli mencapai 271.512 orang, padahal bulan Juli tahun lalu sebanyak 283.524 orang. Sebagian besar kedatangan wisatawan asing itu lewat bandara Ngurah Rai, yang jumlahnya sebanyak 271.371 orang.
Diketahui, lima negara pemasok wisatawan asing ke Bali masing-masing Australia sebesar 27,37 persen, RRC 10,21 persen di urutan kedua disusul Jepang 6,16 persen. Setelah itu Perancis sebanyak 5,55 persen, dan Malaysia 4,14 persen. Sementara Australia adalah negara pemasok wisatawan terbanyak ke Bali selama Juli 2012.
Hanya saja, dibanding Juni 2012, kunjungan wisman bulan Juli lalu mengalami kenaikan 11,24 persen. Selama Juni, kunjungan wisatawan asing mencapai 244.080 orang.
Adapun jumlah kunjungan wisatawan dalam periode Januari-Juli 2012 mencapai 1.646.720 orang atau meningkat 3,75 persen dibandingkan periode yang sama Januari-Juli 2011 mencapai 1.587.133 orang.
Untuk tingkat hunian kamar hotel selama Juli 2012 pada hotel berbintang di Bali, lanjut dia mencapai rata-rata 62,28 persen. Untuk lama menginap tamu asing dan domestik selama 3,09 hari. Jumlah lama menginap tersebut dibanding Juni 2012, tingkat hunian hotel ini turun 2,03 poin dengan lama tinggal rata-rata turun 0,03 poin.
Untuk hotel non bintang pada Juli mencapai 40,55 persen dengan rata-rata lama tinggal baik tamu asing maupun domestik 2,87 hari. "Jika dibandingkan bulan Juni 2012, tingkat hunian kamar hotel ini naik 0,29 poin dengan rata-rata lama menginap turun 0,20 poin," katanya menambahkan.
(gpr)
Lihat Juga :