Sekar Bumi berencana relisting
Selasa, 04 September 2012 - 10:50 WIB
Sekar Bumi berencana relisting
A
A
A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengkaji keberlangsungan kinerja PT Sekar Bumi terkait proses pencatatan kembali saham (relisting) di Bursa.
”PT Sekar Bumi sudah melakukan paparan mini (mini-expose) ke Bursa terkait rencana relisting,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen di Jakarta kemarin.
Sejauh ini BEI tengah mengkaji going concern dari PT Sekar Bumi. BEI pun akan melihat kinerja keuangan Sekar Bumi per Maret tahun ini. ”Jadi, bisa saja Sekar Bumi akan relisting tahun ini, yang penting semua persyaratan bisa dipenuhi mereka,” kata Hoesen.
Dia mengemukakan, proses pencatatan saham kembali di BEI akan sama saat perseroan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) jika ada saham yang kembali ditawarkan. Jika tidak ada saham baru yang ditawarkan, maka saham Sekar Bumi akan langsung dicatatkan di papan bursa. Sekar Bumi dihapuskan sahamnya dari bursa (delisting) pada akhir November 2009 lalu.
BEI mem-delisting Sekar Bumi karena perusahaan tersebut mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial ataupun secara hukum atau kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka serta tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) Harry Lukmito mengatakan, perseroan berencana akan melakukan relisting pada akhir September mendatang. ”Kami hanya melakukan relisting saja, tidak penambahan saham,” ujar Harry saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta kemarin.
Harry menambahkan, perseroan sudah siap untuk melakukan relisting karena operasional perusahaan sudah positif meski ekuitasnya negatif. Pihaknya juga menegaskan, pangsa pasarnya ke depan akan lebih diutamakan untuk pasar ekspor.
”Untuk pangsa pasar, kami akan tingkatkan dengan komposisi 80 persen ekspor dan 20 persen domestik,” katanya.
”PT Sekar Bumi sudah melakukan paparan mini (mini-expose) ke Bursa terkait rencana relisting,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen di Jakarta kemarin.
Sejauh ini BEI tengah mengkaji going concern dari PT Sekar Bumi. BEI pun akan melihat kinerja keuangan Sekar Bumi per Maret tahun ini. ”Jadi, bisa saja Sekar Bumi akan relisting tahun ini, yang penting semua persyaratan bisa dipenuhi mereka,” kata Hoesen.
Dia mengemukakan, proses pencatatan saham kembali di BEI akan sama saat perseroan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) jika ada saham yang kembali ditawarkan. Jika tidak ada saham baru yang ditawarkan, maka saham Sekar Bumi akan langsung dicatatkan di papan bursa. Sekar Bumi dihapuskan sahamnya dari bursa (delisting) pada akhir November 2009 lalu.
BEI mem-delisting Sekar Bumi karena perusahaan tersebut mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial ataupun secara hukum atau kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka serta tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) Harry Lukmito mengatakan, perseroan berencana akan melakukan relisting pada akhir September mendatang. ”Kami hanya melakukan relisting saja, tidak penambahan saham,” ujar Harry saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta kemarin.
Harry menambahkan, perseroan sudah siap untuk melakukan relisting karena operasional perusahaan sudah positif meski ekuitasnya negatif. Pihaknya juga menegaskan, pangsa pasarnya ke depan akan lebih diutamakan untuk pasar ekspor.
”Untuk pangsa pasar, kami akan tingkatkan dengan komposisi 80 persen ekspor dan 20 persen domestik,” katanya.
(gpr)
Lihat Juga :