Gita : Aneh kalau kita berambisi surplus
Selasa, 04 September 2012 - 13:53 WIB
Gita : Aneh kalau kita berambisi surplus
A
A
A
Sindonews.com - Masih tercatatnya defisit pada neraca perdagangan di bulan Juli 2012, membuat pesimistis untuk surplus sampai akhir tahun 2012 semakin besar. Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya melaporkan defisit sebesar USD176,5 juta dengan catatan ekspor USD16,15 miliar dan impor USD16,33 miliar.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengakui pelemahan yang masih terus terjadi di awal semester II ini. Bahkan menurutnya agak aneh jika berambisi untuk menargetkan surplus di tahun 2012. Kendalanya, menurut Gita, lebih besar dipengaruhi krisis global.
"Karena variabelnya banyak sekali, kalau tidak ada tanda-tanda pemulihan (krisis global) agak aneh kalau kita berambisi," kata Gita dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Namun, sejauh ini Gita mengatakan tidak ada salahnya masih berpegang pada target ekspor minimal USD203 miliar, sama dengan tahun 2011. Hingga Januari-Juli ekspor sudah mencatat USD113,11 miliar.
"Sama seperti tahun lalu, dengan kondisi global seperti sekarang itu nggak jelek capai segitu. Kalau kita bisa terus meningkatkan ekspor bulan yang tersisa, mudah-mudahan kita bisa menghindari sistuasi defisit," jelasnya.
Penguatan ekspor didorong oleh meningkatnya ekspor nonmigas. Ini dirasa sebagai signal positif ditengah melemahnya ekspor migas.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengakui pelemahan yang masih terus terjadi di awal semester II ini. Bahkan menurutnya agak aneh jika berambisi untuk menargetkan surplus di tahun 2012. Kendalanya, menurut Gita, lebih besar dipengaruhi krisis global.
"Karena variabelnya banyak sekali, kalau tidak ada tanda-tanda pemulihan (krisis global) agak aneh kalau kita berambisi," kata Gita dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Namun, sejauh ini Gita mengatakan tidak ada salahnya masih berpegang pada target ekspor minimal USD203 miliar, sama dengan tahun 2011. Hingga Januari-Juli ekspor sudah mencatat USD113,11 miliar.
"Sama seperti tahun lalu, dengan kondisi global seperti sekarang itu nggak jelek capai segitu. Kalau kita bisa terus meningkatkan ekspor bulan yang tersisa, mudah-mudahan kita bisa menghindari sistuasi defisit," jelasnya.
Penguatan ekspor didorong oleh meningkatnya ekspor nonmigas. Ini dirasa sebagai signal positif ditengah melemahnya ekspor migas.
(gpr)
Lihat Juga :