Spanyol suntik USD5,7 milliar ke Bankia
Rabu, 05 September 2012 - 13:15 WIB
Spanyol suntik USD5,7 milliar ke Bankia
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Spanyol segera menyuntikkan dana sebesar 4,5 miliar euro (USD5,7 miliar) kepada Bankia SA. Bank pemberi pinjaman milik negara itu hingga kini masih merugi miliaran euro akibat tekanan krisis utang zona euro.
Lembaga Fund for Orderly Bank Restructuring (FROB) yang dibentuk Pemerintah Spanyol menyatakan, dewan Pemerintahan Spanyol telah sepakat untuk memberikan pinjaman modal secepat mungkin guna memperbaiki neraca keuangan Bankia.
Saat ini bank terbesar keempat di Spanyol itu tengah berada dalam pusaran krisis sektor keuangan Madrid. Bankia juga menjadi salah satu pertimbangan disepakatinya bantuan dari zona euro untuk perbankan Spanyol senilai 100 miliar euro pada Juni lalu.
“Kami akan menyuntikkan dana pinjaman untuk meningkatkan modal Bankia SA dan menekankan bahwa keputusan tersebut telah diambil dalam perjanjian dengan otoritas Eropa,”ujar FROB dalam pernyataan resmi dilansir AFP kemarin.
FROB menambahkan,dana tersebut hanya sebuah suntikan modal yang akan dibuat di bawah kesepakatan zona euro. Sementara,ukuran penuh mengenai pemberian modal akan diputuskan dalam beberapa pekan mendatang.
Dengan ukuran tersebut, FROB telah memulihkan peraturan permodalan bank,sementara rencana restrukturisasi dapat diselesaikan kemudian. Sedangkan,jaminan keamanan deposito serta akses kelompok ke semua sumber-sumber pendanaan juga akan diatur.
Bankia SA merupakan bank hasil merger dari tujuh bank tabungan regional di Spanyol yang dibentuk pada 2010 lalu.Meski sudah merger, kinerja keuangan Bankia tetap buruk akibat beratnya risiko kredit macet yang dipicu masalah pada kredit perumahan sejak 2008 silam.
Pada semester I/2012,Bankia SA masih membukukan kerugian sebesar 4,45 miliar euro, sehingga mendorong FROB menjanjikan tindakan cepat berupa dana talangan. Pada Mei lalu,kelompok perbankan yang sudah dinasionalisasi itu menyatakan bahwa mereka memerlukan dana hingga 23,5 miliar euro untuk menyelamatkan neraca keuangannya.
Di Bagian lain,salah satu wilayah pemerintah regional Andalusia di Spanyol, meminta dana penyelamatan sebesar 1 miliar euro dari pemerintah pusat.
Politisi senior Andalusia Susana Diaz mengungkapkan,daerah tersebut menjadi kawasan terbaru yang meminta dana talangan (bailout) dari pemerintah pusat dalam beberapa pekan terakhir setelah Valencia, Murcia,dan Katalan. Pekan lalu Valencia menyatakan akan meminta bailout sebesar 4,5 miliar euro atau lebih besar dari yang telah diusulkan sebelumnya.
Sementara, Katalan memita dana penyelamatan 5 miliar euro dan Murcia membutuhkan 300 juta euro untuk menutupi defisit anggarannya. Sementara itu,kemarin, Pemerintah Spanyol menyatakan jumlah pengangguran di negara itu naik menjadi 4,63 juta orang pada Agustus.Pada bulan lalu, tercatat ada penambahan jumlah penganguran sebanyak 0,8% dibanding bulan sebelumnya sehingga total mencapai 24,6%.
Lembaga Fund for Orderly Bank Restructuring (FROB) yang dibentuk Pemerintah Spanyol menyatakan, dewan Pemerintahan Spanyol telah sepakat untuk memberikan pinjaman modal secepat mungkin guna memperbaiki neraca keuangan Bankia.
Saat ini bank terbesar keempat di Spanyol itu tengah berada dalam pusaran krisis sektor keuangan Madrid. Bankia juga menjadi salah satu pertimbangan disepakatinya bantuan dari zona euro untuk perbankan Spanyol senilai 100 miliar euro pada Juni lalu.
“Kami akan menyuntikkan dana pinjaman untuk meningkatkan modal Bankia SA dan menekankan bahwa keputusan tersebut telah diambil dalam perjanjian dengan otoritas Eropa,”ujar FROB dalam pernyataan resmi dilansir AFP kemarin.
FROB menambahkan,dana tersebut hanya sebuah suntikan modal yang akan dibuat di bawah kesepakatan zona euro. Sementara,ukuran penuh mengenai pemberian modal akan diputuskan dalam beberapa pekan mendatang.
Dengan ukuran tersebut, FROB telah memulihkan peraturan permodalan bank,sementara rencana restrukturisasi dapat diselesaikan kemudian. Sedangkan,jaminan keamanan deposito serta akses kelompok ke semua sumber-sumber pendanaan juga akan diatur.
Bankia SA merupakan bank hasil merger dari tujuh bank tabungan regional di Spanyol yang dibentuk pada 2010 lalu.Meski sudah merger, kinerja keuangan Bankia tetap buruk akibat beratnya risiko kredit macet yang dipicu masalah pada kredit perumahan sejak 2008 silam.
Pada semester I/2012,Bankia SA masih membukukan kerugian sebesar 4,45 miliar euro, sehingga mendorong FROB menjanjikan tindakan cepat berupa dana talangan. Pada Mei lalu,kelompok perbankan yang sudah dinasionalisasi itu menyatakan bahwa mereka memerlukan dana hingga 23,5 miliar euro untuk menyelamatkan neraca keuangannya.
Di Bagian lain,salah satu wilayah pemerintah regional Andalusia di Spanyol, meminta dana penyelamatan sebesar 1 miliar euro dari pemerintah pusat.
Politisi senior Andalusia Susana Diaz mengungkapkan,daerah tersebut menjadi kawasan terbaru yang meminta dana talangan (bailout) dari pemerintah pusat dalam beberapa pekan terakhir setelah Valencia, Murcia,dan Katalan. Pekan lalu Valencia menyatakan akan meminta bailout sebesar 4,5 miliar euro atau lebih besar dari yang telah diusulkan sebelumnya.
Sementara, Katalan memita dana penyelamatan 5 miliar euro dan Murcia membutuhkan 300 juta euro untuk menutupi defisit anggarannya. Sementara itu,kemarin, Pemerintah Spanyol menyatakan jumlah pengangguran di negara itu naik menjadi 4,63 juta orang pada Agustus.Pada bulan lalu, tercatat ada penambahan jumlah penganguran sebanyak 0,8% dibanding bulan sebelumnya sehingga total mencapai 24,6%.
(gpr)
Lihat Juga :