IHSG masih ada kemungkinan membaik
Kamis, 06 September 2012 - 08:00 WIB
IHSG masih ada kemungkinan membaik
A
A
A
Sindonews.com - Setelah pada penutupan perdagangan kemarin sore IHSG bertengger di angka 4.075, pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan menurun, kendati tidak terlalu dalam.
Sepanjang perdagangan kemarin (Rabu,5/9), IHSG dilaporkan sempat menyentuh level 4.105,73 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan juga sempat menyentuh level 4.065,70 (level terendahnya).
"Jelang sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.075,35," ungkap pengamat saham dari Indosurya Asset Management, Reza Priyambada analisanya, Kamis (/9/2012).
Volume perdagangan, lanjut Reza tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Reza memperkirakan, pada perdagangan hari ini, Kamis (6/9) diperkirakan, IHSG akan berada pada support 4.040-4.060 dan resistance 4.090-4.4.100.
IHSG terlihat membentuk pola seperti inverted hammer. Posisi candle kembali menjauhi middle bollinger bands. MACD mulai bergerak turun dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali bergerak reversal turun mendekati area oversold.
"Dari candle yang terbentuk, terlihat IHSG mencoba menahan untuk tidak turun lebih dalam meskipun masih terdapat potensi koreksi lanjutan," simpul Reza.
Reza pun berharap, pelemahan tersebut dapat bertahan kendati belum menunjukkan kemungkinan membaik. "Diharapkan pelemahan yang terjadi dapat kembali tertahan sehingga IHSG tidak masuk kembali dalam fase bearishnya," harapnya.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan a.l SMGR, CPIN, GJTL, ASII, ICBP, ADHI, & BBRI
Sepanjang perdagangan kemarin (Rabu,5/9), IHSG dilaporkan sempat menyentuh level 4.105,73 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan juga sempat menyentuh level 4.065,70 (level terendahnya).
"Jelang sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.075,35," ungkap pengamat saham dari Indosurya Asset Management, Reza Priyambada analisanya, Kamis (/9/2012).
Volume perdagangan, lanjut Reza tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Reza memperkirakan, pada perdagangan hari ini, Kamis (6/9) diperkirakan, IHSG akan berada pada support 4.040-4.060 dan resistance 4.090-4.4.100.
IHSG terlihat membentuk pola seperti inverted hammer. Posisi candle kembali menjauhi middle bollinger bands. MACD mulai bergerak turun dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali bergerak reversal turun mendekati area oversold.
"Dari candle yang terbentuk, terlihat IHSG mencoba menahan untuk tidak turun lebih dalam meskipun masih terdapat potensi koreksi lanjutan," simpul Reza.
Reza pun berharap, pelemahan tersebut dapat bertahan kendati belum menunjukkan kemungkinan membaik. "Diharapkan pelemahan yang terjadi dapat kembali tertahan sehingga IHSG tidak masuk kembali dalam fase bearishnya," harapnya.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan a.l SMGR, CPIN, GJTL, ASII, ICBP, ADHI, & BBRI
(gpr)
Lihat Juga :