Chandra Asih buy back obligasi USD184,98 juta
Kamis, 06 September 2012 - 11:13 WIB
Chandra Asih buy back obligasi USD184,98 juta
A
A
A
Sindonews.com - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), melalui anak usaha Altus Capital Pte Ltd, berencana pembelian kembali (buy back) seluruh sisa senior secure guaranted notes (obligasi) denominasi dolar AS senilai USD184,9 juta yang diterbitkan Altus Capital Pte Ltd.
Corporate Secretary TPIA Suryandi mengatakan, dana untuk buy back tersebut berasal dari pinjaman sindikasi bank dalam dan luar negeri. Saat ini, lanjutnya, perseroan masih melakukan penelaahan dan diharapkan dalam waktu dekat bisa diselesaikan. ”Belum bisa disampaikan. Masih belum fix,mungkin dalam waktu dekat,” katanya saat dihubungi wartawan, kemarin.
Dia menjelaskan, pembelian kembali surat utang yang diterbitkan pada 2010 ini karena memiliki kupon cukup tinggi yakni 12,875 persen. Apalagi bunga dan jangka waktu pengembalian yang ditawarkan sindikasi perbankan jauh lebih baik sehingga bisa mengurangi beban keuangan perusahaan.
Karena itu, ungkapnya, dalam waktu dekat ini aksi korporasi itu diharapkan sudah bisa diselesaikan. Suryadi melanjutkan, perseroan telah menunjuk DBS Bank Ltd dan Deutsche Bank AG sebagai pelaksana dari pembelian kembali surat utang yang akan jatuh tempo pada 2015 itu.
Perseroan juga menawarkan membeli secara tunai setiap dan seluruh surat utang yang terutang, berdasarkan ketentuan- ketentuan dan tunduk pada syarat-syarat yang tercantum dalam memorandum penawaran dan permohonan persetujuan tertanggal 5 September 2012.
Sementara, berdasarkan keterbukaan informasi SCG Chemicals ke bursa yang dikirim terpisah, sepanjang Agustus 2012,salah satu pemegang saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk ini telah menambah kepemilikan sahamnya di Chandra Asri dengan membeli 426.500 saham.
Sehingga, kepemilikan SCG Chemicals di Chandra Asri saat ini berubah menjadi 30,01 persen dari sebelumnya 30 persen saham. Penambahan kepemilikan saham tersebut menunjukkan potensi bisnis petrochemical dalam negeri yang prospektif serta komitmen SCG Chemicals dalam mengembangkan bisnis Chandra Asri.
Corporate Secretary TPIA Suryandi mengatakan, dana untuk buy back tersebut berasal dari pinjaman sindikasi bank dalam dan luar negeri. Saat ini, lanjutnya, perseroan masih melakukan penelaahan dan diharapkan dalam waktu dekat bisa diselesaikan. ”Belum bisa disampaikan. Masih belum fix,mungkin dalam waktu dekat,” katanya saat dihubungi wartawan, kemarin.
Dia menjelaskan, pembelian kembali surat utang yang diterbitkan pada 2010 ini karena memiliki kupon cukup tinggi yakni 12,875 persen. Apalagi bunga dan jangka waktu pengembalian yang ditawarkan sindikasi perbankan jauh lebih baik sehingga bisa mengurangi beban keuangan perusahaan.
Karena itu, ungkapnya, dalam waktu dekat ini aksi korporasi itu diharapkan sudah bisa diselesaikan. Suryadi melanjutkan, perseroan telah menunjuk DBS Bank Ltd dan Deutsche Bank AG sebagai pelaksana dari pembelian kembali surat utang yang akan jatuh tempo pada 2015 itu.
Perseroan juga menawarkan membeli secara tunai setiap dan seluruh surat utang yang terutang, berdasarkan ketentuan- ketentuan dan tunduk pada syarat-syarat yang tercantum dalam memorandum penawaran dan permohonan persetujuan tertanggal 5 September 2012.
Sementara, berdasarkan keterbukaan informasi SCG Chemicals ke bursa yang dikirim terpisah, sepanjang Agustus 2012,salah satu pemegang saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk ini telah menambah kepemilikan sahamnya di Chandra Asri dengan membeli 426.500 saham.
Sehingga, kepemilikan SCG Chemicals di Chandra Asri saat ini berubah menjadi 30,01 persen dari sebelumnya 30 persen saham. Penambahan kepemilikan saham tersebut menunjukkan potensi bisnis petrochemical dalam negeri yang prospektif serta komitmen SCG Chemicals dalam mengembangkan bisnis Chandra Asri.
(gpr)
Lihat Juga :