Chandra Asri Raih Fasilitas Balloon Payment Rp3,5 Triliun dari BNI
Selasa, 05 Oktober 2021 - 16:19 WIB
loading...
Penandatanganan perjanjian kredit oleh Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi 2 BNI Ditya Maharhani Harninda dan Director of Finance Chandra Asri Andre Khor Kah Hin di Jakarta, Selasa (5/10/2021). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BNI ) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk ( TPIA ) menandatangani kerja sama fasilitas pembiayaan berskematerm loanbaru dengan balloon payment senilai USD250 juta (sekitar Rp3,5 triliun, dengan kurs Rp14.310 per USD).
Skema pembiayaan inidibagi menjadi dua fasilitas, pertama fasilitas Term Loan 1 dengan maksimum USD150 juta yang digunakan untuk membiayai buyback obligasi dan refinancing utang eksisting perusahaan dengan tenor tujuh tahun. Kedua, fasilitas Term Loan 2 dengan maksimum USD100 Juta, untuk membiayai kebutuhan pra-operasi kompleks petrokimia kedua yang berskala global (CAP2) dengan tenor sepuluh tahun.
Baca Juga: Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond
Kerja sama Chandra Asri dan BNI ini ditetapkan melalui penandatanganan Perjanjian Kredit oleh Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi 2 BNI Ditya Maharhani Harninda dan Director of Finance Chandra Asri Andre Khor Kah Hin serta Director of Human Resources & Corporate Affairs Chandra Asri, Suryandi di Jakarta, Selasa (5/10/2021).
Dalam acara tersebut, Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir menjelaskan bahwa pembiayaan ini merupakan komitmen BNI untuk menyasar segmen yang berisiko rendah, yaitu segmen nasabah korporasi yang termasuk ke dalam nasabah Top Tier. Pembiayaan ini merupakan langkah awal dari pengembangan bisnis antara BNI dan Chandra Asri.
"Kami mengharapkan BNI dapat menjadi preferred partner bagi perusahaan dan dapat memberikan Financial Solutions dengan menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan yang lengkap dan komprehensif bagi perusahaan," ujarnya.
Dia menambahkan, pembiayaan ke sektor Petrokimia ini merupakan wujud dari komitmen BNI untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor barang produk Petrokimia. Kerja sama dengan Chandra Asrijuga diharapkan dapat terus terjalin secara berkesinambungan dan berkelanjutan seiring dengan rencana BNI untuk mengembangkan business banking yang sehat dan prudent.
Skema pembiayaan inidibagi menjadi dua fasilitas, pertama fasilitas Term Loan 1 dengan maksimum USD150 juta yang digunakan untuk membiayai buyback obligasi dan refinancing utang eksisting perusahaan dengan tenor tujuh tahun. Kedua, fasilitas Term Loan 2 dengan maksimum USD100 Juta, untuk membiayai kebutuhan pra-operasi kompleks petrokimia kedua yang berskala global (CAP2) dengan tenor sepuluh tahun.
Baca Juga: Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond
Kerja sama Chandra Asri dan BNI ini ditetapkan melalui penandatanganan Perjanjian Kredit oleh Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi 2 BNI Ditya Maharhani Harninda dan Director of Finance Chandra Asri Andre Khor Kah Hin serta Director of Human Resources & Corporate Affairs Chandra Asri, Suryandi di Jakarta, Selasa (5/10/2021).
Dalam acara tersebut, Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir menjelaskan bahwa pembiayaan ini merupakan komitmen BNI untuk menyasar segmen yang berisiko rendah, yaitu segmen nasabah korporasi yang termasuk ke dalam nasabah Top Tier. Pembiayaan ini merupakan langkah awal dari pengembangan bisnis antara BNI dan Chandra Asri.
"Kami mengharapkan BNI dapat menjadi preferred partner bagi perusahaan dan dapat memberikan Financial Solutions dengan menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan yang lengkap dan komprehensif bagi perusahaan," ujarnya.
Dia menambahkan, pembiayaan ke sektor Petrokimia ini merupakan wujud dari komitmen BNI untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor barang produk Petrokimia. Kerja sama dengan Chandra Asrijuga diharapkan dapat terus terjalin secara berkesinambungan dan berkelanjutan seiring dengan rencana BNI untuk mengembangkan business banking yang sehat dan prudent.
Lihat Juga :