Bank BJB bangun jaringan remittance internasional
Jum'at, 07 September 2012 - 10:00 WIB
Bank BJB bangun jaringan remittance internasional
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank BJB Tbk membangun jaringan kiriman uang internasional untuk membidik sejumlah Negara tujuan TKI.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB Zaenal Aripin mengatakan, pihaknya telah memiliki insfrastuktur jaringan untuk mempermudah transaksi perbankan antar Negara terutama layanan remittance. Untuk tahap awal, jaringan tersebut telah terkoneksi dengan Malaysia.
“Jaringan ke Malaysia sudah bisa dipakai. Kedepannya, kita akan kembangkan ke sejumlah Negara lainnya seperti Taiwan,” kata Zaenal Aripin seusai penandatangan kerjasama antara Bank BJB dengan agen remittance asal Malaysia PT iAsia Sakatama di Kantor Pusat Bank BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung, kemarin.
Vice President International Banking Division Bank BJB Syamsu mengatakan, setelah ditandatanganinya kerjasama dengan perusahaan remittance Malaysia, pihaknya segera meneken perjanjian kerjasa sama (PKS) dengan salah satu bank di Taiwan. Setelah Malaysia dan Taiwan, pihaknya juga akan terus melakukan ekspansi remittance ke Negara lain seperti Timur Tengah, Hongkong. Dubia, Singapura, Korea, Jepang, dan lainnya.
“Target kami adalah Negara-negara tujuan TKI. Karena, potensi kiriman uang dari Negara tersebut cukup besar,” kata dia.
Diakui dia, dengan dukungan system tersebut, maka Bank BJB tidak lagi menggunakan perusahaan lain atau pihak ketiga untuk melakukan transaksi kiriman uang. Sehingga, transaksinya lebih cepat dan murah.
Kesiapan insfrastruktur tersebut, juga diharapkan meningkatkan pendapatan Bank BJB dari sektor remittance. Begitukan kerjasama Bank BJB dengan PT iAsia Sakatama asal Malaysia. Perusahaan ini konsen pada system permbayaran berteknologi informasi. PT iAsia Sakatama, telah dugunakan banyak perusahan besar di Malaysia seperti Metro Mani dan Bank Islam Malaysia.
“Sistem ini juga berpotensi di gunakan oleh bank lainnya di Indonesia yang ingin mengembangkan jaringan kiriman uang ke luar negeri,” jelas dia.
Diakui dia, potensi remittance masih cukup besar. Selama ini, transkasi kiriman uang melalui BJB juga tergolong besar. Sampai Agustus 2012, total nilainya nilai kiriman uang mencapai Rp18,49 triliun. Jumlah itu terdiri atas outgoing transfer sebanyak 2.139 transaksi bernilai Rp17,33 triliun. Sementara incoming transfer sebanyak 40.199 transaksi yang nilainya Rp1,16 triliun.
Direktur PT iAsia Sakatama Dato Nik Mohd Amin bin Nik Abduk Madjij mengatakan, kerjasama dengan Bank BJB diharpkan meningkatkan kinerja kedua perusahaan terutama untuk transaksi dari Malaysia.
“Sistem kami tersambung dengan sistem lain di negara-negara lain di dunia,” pungkas dia singkat.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB Zaenal Aripin mengatakan, pihaknya telah memiliki insfrastuktur jaringan untuk mempermudah transaksi perbankan antar Negara terutama layanan remittance. Untuk tahap awal, jaringan tersebut telah terkoneksi dengan Malaysia.
“Jaringan ke Malaysia sudah bisa dipakai. Kedepannya, kita akan kembangkan ke sejumlah Negara lainnya seperti Taiwan,” kata Zaenal Aripin seusai penandatangan kerjasama antara Bank BJB dengan agen remittance asal Malaysia PT iAsia Sakatama di Kantor Pusat Bank BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung, kemarin.
Vice President International Banking Division Bank BJB Syamsu mengatakan, setelah ditandatanganinya kerjasama dengan perusahaan remittance Malaysia, pihaknya segera meneken perjanjian kerjasa sama (PKS) dengan salah satu bank di Taiwan. Setelah Malaysia dan Taiwan, pihaknya juga akan terus melakukan ekspansi remittance ke Negara lain seperti Timur Tengah, Hongkong. Dubia, Singapura, Korea, Jepang, dan lainnya.
“Target kami adalah Negara-negara tujuan TKI. Karena, potensi kiriman uang dari Negara tersebut cukup besar,” kata dia.
Diakui dia, dengan dukungan system tersebut, maka Bank BJB tidak lagi menggunakan perusahaan lain atau pihak ketiga untuk melakukan transaksi kiriman uang. Sehingga, transaksinya lebih cepat dan murah.
Kesiapan insfrastruktur tersebut, juga diharapkan meningkatkan pendapatan Bank BJB dari sektor remittance. Begitukan kerjasama Bank BJB dengan PT iAsia Sakatama asal Malaysia. Perusahaan ini konsen pada system permbayaran berteknologi informasi. PT iAsia Sakatama, telah dugunakan banyak perusahan besar di Malaysia seperti Metro Mani dan Bank Islam Malaysia.
“Sistem ini juga berpotensi di gunakan oleh bank lainnya di Indonesia yang ingin mengembangkan jaringan kiriman uang ke luar negeri,” jelas dia.
Diakui dia, potensi remittance masih cukup besar. Selama ini, transkasi kiriman uang melalui BJB juga tergolong besar. Sampai Agustus 2012, total nilainya nilai kiriman uang mencapai Rp18,49 triliun. Jumlah itu terdiri atas outgoing transfer sebanyak 2.139 transaksi bernilai Rp17,33 triliun. Sementara incoming transfer sebanyak 40.199 transaksi yang nilainya Rp1,16 triliun.
Direktur PT iAsia Sakatama Dato Nik Mohd Amin bin Nik Abduk Madjij mengatakan, kerjasama dengan Bank BJB diharpkan meningkatkan kinerja kedua perusahaan terutama untuk transaksi dari Malaysia.
“Sistem kami tersambung dengan sistem lain di negara-negara lain di dunia,” pungkas dia singkat.
(gpr)
Lihat Juga :