Aturan DP naik, Bank Syariah diburu konsumen
Senin, 10 September 2012 - 13:14 WIB
Aturan DP naik, Bank Syariah diburu konsumen
A
A
A
Sindonews.com - Kenaikan down payment (DP) terhadap kredit perumahan tidak menurukan minat masyarakat untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR). Justru banyak konsumen yang pindah ke layanan perbankan syariah. Seperti di BNI Syariah Yogyakarta yang mampu meningkatkan kucuran kreditnya.
Branch Manager BNI Syariah Yogyakarta, Imam Hidayat Sunarto mengatakan, sejak diberlakukan kenaikan DP KPR di bank umum konvensional, pengajuan KPR di BNI Syariah mengalami peningkatan. Pada bulan Juli outstandingnya mencapai Rp98 miliar. Sedangkan bulan Agustus naik Rp107 miliar.
“Fleksibilitas dan kemudahan KPR BNI Syariah melalui program Griya iB Hasanah menjadi salah satu senjata BNI Syariah untuk membujuk konsumen,” tuturnya di Yogyakarta, Senin (10/9/2012).
Menurutnya, program Griya iB Hasanah cukup diminati pasar. Salah satunya karena akad atau dasar perjanjian yang digunakan oleh BNI Syariah adalah jual beli. Dengan akad ini, nasabah dapat mengetahui kepastian harga rumah yang ia minati. Termasuk besar cicilan tidak berpengaruh degan kondisi saat ini, tetapi sesuai perjanjian awal.
“Kita juga memiliki beberapa promo tematik mampu meningkatkan transaksi. Seperti bulan ini, mengembalikan 50 persen dari biaya administrasi dalam wujud perabotan rumah,” tegasnya.
Branch Manager BNI Syariah Yogyakarta, Imam Hidayat Sunarto mengatakan, sejak diberlakukan kenaikan DP KPR di bank umum konvensional, pengajuan KPR di BNI Syariah mengalami peningkatan. Pada bulan Juli outstandingnya mencapai Rp98 miliar. Sedangkan bulan Agustus naik Rp107 miliar.
“Fleksibilitas dan kemudahan KPR BNI Syariah melalui program Griya iB Hasanah menjadi salah satu senjata BNI Syariah untuk membujuk konsumen,” tuturnya di Yogyakarta, Senin (10/9/2012).
Menurutnya, program Griya iB Hasanah cukup diminati pasar. Salah satunya karena akad atau dasar perjanjian yang digunakan oleh BNI Syariah adalah jual beli. Dengan akad ini, nasabah dapat mengetahui kepastian harga rumah yang ia minati. Termasuk besar cicilan tidak berpengaruh degan kondisi saat ini, tetapi sesuai perjanjian awal.
“Kita juga memiliki beberapa promo tematik mampu meningkatkan transaksi. Seperti bulan ini, mengembalikan 50 persen dari biaya administrasi dalam wujud perabotan rumah,” tegasnya.
(gpr)
Lihat Juga :