4 sekuritas diberi waktu perbaiki MKBD
Senin, 10 September 2012 - 18:35 WIB
4 sekuritas diberi waktu perbaiki MKBD
A
A
A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong empat perusahaan sekuritas anggota BEI yang tengah disuspensi, untuk segera memenuhi MKBD (Modal Kerja Bersih Disesuaikan).
Direktur Perdagangan dan Kepatuhan Anggota Bursa, Samsul Hidayat mengatakan, setidaknya ada empat perusahaan sekuritas, yaitu PT Finan Corpindo Nusa Securities, PT Bapindo Bumi Sekuritas, PT Optima Kharya Capital Securities dan PT Jakarta Securities yang masih belum melengkpai MKBD-nya.
Untuk itu dirinya mengaku telah memberikan waktu kepada empat perusahaan tersebut. "Kami memberikan waktu kepada Finan selama satu bulan untuk memenuhi MKBD-nya, bila hingga bulan depan mereka tidak memenuhinya maka SPAB-nya akan dicabut," tegas Samsul di Gedung BEI Jakarta, Senin (10/9/2012).
Sementara itu, Samsul juga mengaku telah memberikan waktu selama satu bulan untuk PT Optima Kharya Capital Securities guna memenuhi MKBD. Waktu yang diberikan tersebut didasarkan adanya kabar yang menyebutkan Optima telah mendapatkan investor baru untuk memenuhi MKBD-nya dimana, calon investor baru tersebut tengah melakukan proses uji tuntas di Bapepam-LK saat ini.
Selain itu, BEI juga memberikan waktu satu bulan kepada PT Finan Corpindo Nusa Securities telah menyampaikan laporan ke otoritas bursa untuk meningkatkan MKBD-nya. PT Finan Corpindo Nusa Securities pun juga telah mendapatkan investor baru untuk membantu perseroan meningkatkan MKBD-nya.
Sementara, dua perusahaan efek lain yang juga tengah disuspensi yakni, PT Optima Kharya Capital Securities dan PT Jakarta Securities saat ini masih ditangani Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.
"PT Bapindo Bumi Sekuritas sedang dalam proses untuk meningkatkan MKBD. Bapindo hingga kini masih mengalami persoalan internal sehingga belum mendapatkan pemegang saham baru. Namun untuk waktunya belum dapat dipastikan kepada PT Bapindo Bumi Sekuritas kapan bisa memenuhi kewajibannya," tambah Samsul.
Direktur Perdagangan dan Kepatuhan Anggota Bursa, Samsul Hidayat mengatakan, setidaknya ada empat perusahaan sekuritas, yaitu PT Finan Corpindo Nusa Securities, PT Bapindo Bumi Sekuritas, PT Optima Kharya Capital Securities dan PT Jakarta Securities yang masih belum melengkpai MKBD-nya.
Untuk itu dirinya mengaku telah memberikan waktu kepada empat perusahaan tersebut. "Kami memberikan waktu kepada Finan selama satu bulan untuk memenuhi MKBD-nya, bila hingga bulan depan mereka tidak memenuhinya maka SPAB-nya akan dicabut," tegas Samsul di Gedung BEI Jakarta, Senin (10/9/2012).
Sementara itu, Samsul juga mengaku telah memberikan waktu selama satu bulan untuk PT Optima Kharya Capital Securities guna memenuhi MKBD. Waktu yang diberikan tersebut didasarkan adanya kabar yang menyebutkan Optima telah mendapatkan investor baru untuk memenuhi MKBD-nya dimana, calon investor baru tersebut tengah melakukan proses uji tuntas di Bapepam-LK saat ini.
Selain itu, BEI juga memberikan waktu satu bulan kepada PT Finan Corpindo Nusa Securities telah menyampaikan laporan ke otoritas bursa untuk meningkatkan MKBD-nya. PT Finan Corpindo Nusa Securities pun juga telah mendapatkan investor baru untuk membantu perseroan meningkatkan MKBD-nya.
Sementara, dua perusahaan efek lain yang juga tengah disuspensi yakni, PT Optima Kharya Capital Securities dan PT Jakarta Securities saat ini masih ditangani Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.
"PT Bapindo Bumi Sekuritas sedang dalam proses untuk meningkatkan MKBD. Bapindo hingga kini masih mengalami persoalan internal sehingga belum mendapatkan pemegang saham baru. Namun untuk waktunya belum dapat dipastikan kepada PT Bapindo Bumi Sekuritas kapan bisa memenuhi kewajibannya," tambah Samsul.
(gpr)
Lihat Juga :