Laporan piutang pajak Rp48 T belum transparan

Selasa, 11 September 2012 - 15:40 WIB
Laporan piutang pajak...
Laporan piutang pajak Rp48 T belum transparan
A A A
Sindonews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaku belum percaya dan masih harus menelaah keberadaan piutang pajak yang diungkapkan pemerintah sebesar Rp48 triliun.

"Kami di dalam mengaudit suatu akun atau aset itu kan yang pertama untuk meyakinkan keberadaan, itu artinya bahwa benar piutang itu ada. Jangan-jangan hanya catatan saja. Kedua, jumlahnya benar, keberadaan, legalitas dan nilai. Dan kecukupannya ada. Artinya diungkap dengan memadai," ujar Wakil Ketua BPK, Hasan Bisri di kantor Kementrian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/9/2012).

Khusus untuk piutang pajak, sambung Hasan, kendala yang dihadapi pihaknya sampai hari ini adalah mengetahui bahwa benarkah piutang pajak sebesar itu? Bagaimana cara menilainya? Bagaimana ranking utang berdasarkan umurnya? Mana yang umur piutangnya sudah 10 tahun? "Utamanya tentang kebenaran keberadaan. Ini diperlukan keterbukaan dari Kemenkeu," jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, laporan yang disampaikan pemerintah tersebut masih belum transparan. "Secara hukum tidak menyalahi aturan. Tapi dari transparansi, kami mewakili publik bahwa laporan itu tidak transparan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Jenderal Pajak mencatat hingga saat ini ada piutang pajak sebesar Rp48 triliun. Dari jumlah tersebut, Dirjen Pajak hanya bisa menagih sebesar Rp29 triliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
Gantikan Wahyu Priyono,...
Gantikan Wahyu Priyono, Paula Henry Resmi Nahkodai BPK Sulsel
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
5 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
6 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
6 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
7 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
7 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved