Citilink buka rute penerbangan Surabaya-Lombok
Rabu, 12 September 2012 - 18:54 WIB
Citilink buka rute penerbangan Surabaya-Lombok
A
A
A
Sindonews.com - Setelah menyatakan diri sebagai maskapai penerbangan yang mandiri secara manajemen, PT Citilink Indonesia, anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia, terus berupaya meningkatkan pelayanannya dengan membuka rute baru penerbangan Surabaya–Lombok.
“Lombok adalah salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia yang kian banyak menarik minat baik bagi turis domestik maupun internasional. Kegiatan bisnis di wilayah Lombok pun kini kian meningkat, hal inilah yang mendorong Citilink untuk membuka rute penerbangan Surabaya–Lombok,” jelas CEO PT Citilink Indonesia, Arif Wibowo dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Rabu (12/9/2012).
Dirinya menyebutkan, sebagai realisasi pembukaan rute itu sendiri akan dilakukan penerbangan perdana pada tanggal 15 September 2012 dengan frekuensi penerbangan 2x sehari dari dan menuju Lombok dan harga tiket mulai dari Rp280 ribu sekali jalan.
Diakuinya lagi, pertimbangan perusahaan membuka rute tersebut adalah karena melihat pertumbuhan jumlah turis domestik yang disebabkan oleh pertumbuhan kelas menengah di Indonesia yang kian pesat.
"Jadi harus cepat ditanggapi oleh para pelaku bisnis pariwisata dengan memberikan layanan dan fasilitas yang baik, sehingga para turis domestik bersedia memilih untuk berwisata ke lokasi-lokasi wisata dalam negeri," tegasnya.
“Lombok adalah salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia yang kian banyak menarik minat baik bagi turis domestik maupun internasional. Kegiatan bisnis di wilayah Lombok pun kini kian meningkat, hal inilah yang mendorong Citilink untuk membuka rute penerbangan Surabaya–Lombok,” jelas CEO PT Citilink Indonesia, Arif Wibowo dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Rabu (12/9/2012).
Dirinya menyebutkan, sebagai realisasi pembukaan rute itu sendiri akan dilakukan penerbangan perdana pada tanggal 15 September 2012 dengan frekuensi penerbangan 2x sehari dari dan menuju Lombok dan harga tiket mulai dari Rp280 ribu sekali jalan.
Diakuinya lagi, pertimbangan perusahaan membuka rute tersebut adalah karena melihat pertumbuhan jumlah turis domestik yang disebabkan oleh pertumbuhan kelas menengah di Indonesia yang kian pesat.
"Jadi harus cepat ditanggapi oleh para pelaku bisnis pariwisata dengan memberikan layanan dan fasilitas yang baik, sehingga para turis domestik bersedia memilih untuk berwisata ke lokasi-lokasi wisata dalam negeri," tegasnya.
(gpr)
Lihat Juga :