PDAM Depok beroperasi tahun ini
Senin, 17 September 2012 - 10:16 WIB
PDAM Depok beroperasi tahun ini
A
A
A
Sindonews.com - Setelah lama bergulir sebagai wacana, akhirnya sebentar lagi Pemerintah Kota Depok akan mengelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) secara swakelola.
Menjelang akhir tahun 2012, pemerintah kota berjanji PDAM akan mulai dioperasikan. Sebab selama ini lebih dari 10 ribu konsumen pengguna PDAM di Depok masih bergantung pada PDAM Tirta Kahuripan, Bogor, Jawa Barat.
Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad mengatakan, segala Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastrukturnya telah siap. Karena itu, kata dia, awal pekan depan, DPRD Kota Depok akan mengetuk palu untuk menggelontorkan anggaran operasional PDAM.
Nantinya, kata dia, manajemen PDAM Depok juga akan diumumkan. “Siapa saja struktur manajemennya akan diumumkan, tunggu saja, besok (hari ini) ada paripurna untuk menyepakati masalah anggaran operasional, berapa besarannya saya belum bisa ungkapkan, pakai Anggaran Biaya Tambahan (ABT),” paparnya kepada wartawan, Minggu (16/09/12).
Idris menambahkan, diharapkan dengan adanya PDAM, warga Depok yang membutuhkan pasokan air bersih bisa lebih luas lagi dijangkau. Terutama bagi daerah-daerah yang kualitas airnya tak layak dikonsumsi.
“Dengan dikelola Depok, pelayanan bisa lebih cepat, dan terutama di daerah-daerah yang air tanahnya agak keruh bisa diakomodir,” tegasnya.
Terkait dengan krisis air bersih yang mempengaruhi kualitas air tanah, Idris menjamin bahwa Depok tidak parah seperti daerah lain. “Depok masih ada RTH, jadi krisis air bersih belum terlalu terlihat di Depok, hanya saya minta situ-situ dioptimalkan lagi, karena dari 32 situ, kita hanya punya 20 situ tersisa, selebihnya hilang,” ungkapnya.
Sebelumnya Pemerintah Kota menjamin jaringan PDAM dapat digunakan 10 tahun ke depan. Jaringan tersebut menjangkau 45 ribu pelanggan dan 5 ribu pelanggan dari UPT Air Bersih Kota Depok. (mai)
Menjelang akhir tahun 2012, pemerintah kota berjanji PDAM akan mulai dioperasikan. Sebab selama ini lebih dari 10 ribu konsumen pengguna PDAM di Depok masih bergantung pada PDAM Tirta Kahuripan, Bogor, Jawa Barat.
Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad mengatakan, segala Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastrukturnya telah siap. Karena itu, kata dia, awal pekan depan, DPRD Kota Depok akan mengetuk palu untuk menggelontorkan anggaran operasional PDAM.
Nantinya, kata dia, manajemen PDAM Depok juga akan diumumkan. “Siapa saja struktur manajemennya akan diumumkan, tunggu saja, besok (hari ini) ada paripurna untuk menyepakati masalah anggaran operasional, berapa besarannya saya belum bisa ungkapkan, pakai Anggaran Biaya Tambahan (ABT),” paparnya kepada wartawan, Minggu (16/09/12).
Idris menambahkan, diharapkan dengan adanya PDAM, warga Depok yang membutuhkan pasokan air bersih bisa lebih luas lagi dijangkau. Terutama bagi daerah-daerah yang kualitas airnya tak layak dikonsumsi.
“Dengan dikelola Depok, pelayanan bisa lebih cepat, dan terutama di daerah-daerah yang air tanahnya agak keruh bisa diakomodir,” tegasnya.
Terkait dengan krisis air bersih yang mempengaruhi kualitas air tanah, Idris menjamin bahwa Depok tidak parah seperti daerah lain. “Depok masih ada RTH, jadi krisis air bersih belum terlalu terlihat di Depok, hanya saya minta situ-situ dioptimalkan lagi, karena dari 32 situ, kita hanya punya 20 situ tersisa, selebihnya hilang,” ungkapnya.
Sebelumnya Pemerintah Kota menjamin jaringan PDAM dapat digunakan 10 tahun ke depan. Jaringan tersebut menjangkau 45 ribu pelanggan dan 5 ribu pelanggan dari UPT Air Bersih Kota Depok. (mai)
(gpr)
Lihat Juga :