BNI suntik Rp500 M, Pelindo harus efisien
Selasa, 18 September 2012 - 13:30 WIB
BNI suntik Rp500 M, Pelindo harus efisien
A
A
A
Sindonews.com - PT. Bank Negara Indonesia (persero) menilai BUMN Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II menjanjikan potensi besar sebagai startegi bisnis. Maka dari itu, BNI bersedia mengucurkan dana Kredit Modal Kerja (KMK) sebesar Rp500 miliar.
"Pelindo menjanjikan potensi besar sehingga kredit ini merupakan salah satu jalan untuk masuk kedalam bisnis penyediaan infrastruktur keplabuhan dimasa mendatang," ujar Direktur Bussiness Banking BNI Krishna R Suparto di Jakarta, Selasa (18/9/2012).
Menurutnya, sebagai penyedia logistik, Pelindo harus efisien. Alasannya, hal ini berkaitan dengan perusahaan lainnya, bahkan untuk perusahaan pelayaran.
Itupun nantinya, lanjut Krishna akan berlanjut pada tingginya biaya logistik di Indonesia.
"Dampaknya itu akan membuat industri dalam negeri tidak kompetitif saat bersaing dengan perusahaan asing," tukasnya.
Dia menambahkan, dana ini akan membantu likuiditas perusahaan tahun 2012. Penguatan finansial tersebut dibutuhkan, karena akhir tahun 2012, Pelindo II akan memulai pembangunan proyek Pelabuhan Kalibaru dan New Tanjung Priok.
Dia menyebutkan, KMK ini adalah kredit pertama yang diterima Pelindo II dari perbankan nasional. Kalaupun, dengan BNI, Pelindo sebelumnya hanya kerja sama untuk pengelolaan kas.
"Pelindo menjanjikan potensi besar sehingga kredit ini merupakan salah satu jalan untuk masuk kedalam bisnis penyediaan infrastruktur keplabuhan dimasa mendatang," ujar Direktur Bussiness Banking BNI Krishna R Suparto di Jakarta, Selasa (18/9/2012).
Menurutnya, sebagai penyedia logistik, Pelindo harus efisien. Alasannya, hal ini berkaitan dengan perusahaan lainnya, bahkan untuk perusahaan pelayaran.
Itupun nantinya, lanjut Krishna akan berlanjut pada tingginya biaya logistik di Indonesia.
"Dampaknya itu akan membuat industri dalam negeri tidak kompetitif saat bersaing dengan perusahaan asing," tukasnya.
Dia menambahkan, dana ini akan membantu likuiditas perusahaan tahun 2012. Penguatan finansial tersebut dibutuhkan, karena akhir tahun 2012, Pelindo II akan memulai pembangunan proyek Pelabuhan Kalibaru dan New Tanjung Priok.
Dia menyebutkan, KMK ini adalah kredit pertama yang diterima Pelindo II dari perbankan nasional. Kalaupun, dengan BNI, Pelindo sebelumnya hanya kerja sama untuk pengelolaan kas.
(gpr)
Lihat Juga :