Pariwisata, ASEAN sepakati single destinations

Rabu, 19 September 2012 - 17:17 WIB
Pariwisata, ASEAN sepakati...
Pariwisata, ASEAN sepakati single destinations
A A A
Sindonews.com – Pelaku wisata di ASEAN sepakat untuk mengusung konsep single destination. Sebagai konsekuensi, setiap negara wajib mengusung paket wisata yang disepakati. Indonesia menjadi negara yang menjadi koordinator destinasi wisata berbasis heritage dan budaya.

“Semua sepakat untuk mengusung single destination dengan tetap menjadikan Asean sebagai tujuan wisata,” jelas Irjend Pariwsata Kementrian Pariwisata dan ekonomi Kreatif, I Putu Laksanaguna, pada Asean Torism Working Groups Meeting and Commitees Meeting, di Yogyakarta Rabu (19/9/2012).

Acara yang dilaksanakan selama tiga hari kedepan ini, diikuti 90 orang delegasi dari seluruh negara-negara Asean. Mereka juga mengirimkan beberapa chefnya yang meramaikan Asean food Festival.

Menurutnya, ada tiga heritage utama yang dikembangkan di Indonesia. Yakni Candi Borobudur, Prambanan dan Situs Sangiran yang merupakan situs manusia purba. Sedangkan Malaysia menjadi kordinator wisata berbasis alam, Singapura dan Vietnam wisata kapal pesiar. Kamboja menjadi wisata berbasis masyarakat dan di Thailand wisata kesehatan.

Beberapa hasil keputusan lainnya, adalah kesepakatan untuk membendung wisatawan ke luar Asean seperti ke Eropa dan Amerika. Sebagai gantinya mereka akan mengembangkan paket wisata bersama antar negara Asean. Apalagi hampir 46 turis yang ada berasal dari negara Asean. Barulah sekitar 26 persen merupakan turis dari negara Asia lainnya.

Pada 2015 nanti, juga akan dibentuk masyarakat ekonomi Asean. Sebagai konsekuensinya, seluruh pelaku bisa mengembangkan usaha pariwisata di semua negara. Untuk itu akan disusun standarisasi pelaku wisata ini.

“Indonesia harus siapkan uji kompetensi dan standarisasi, agar tidak dikepung orang luar,” tandasnya.

Pada 2012 ini, target kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 8 juta orang. Target ini jauh dibawah Malaysia yang mencapai lebih dari 15 juta. Namun secara kualitas, wisatawan yang masuk ini benar-benar wisatawan yang khusus datang ke Indonesia. Sebab di Malaysia, mereka banyak tetapi hanya mampir dari Singapura.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Tazbir Abdullah, mengatakan pihaknya terus mendukung program sertifikasi yang dilakukan para pelaku wisata di DIY. Baik dari kalangan perhotelan, chef maupun spa therapis. Standar sertifikasi ini sangat diperlukan untuk mendukung posisi Yogyakarta sebagai kota pariwisata.

“Perlu adanya kerjasama dalam membuat standar ini, agar benar-benar berkualitas,” jelas Tazbir.

Disisi lain Tazbir mengaku sudah menyiapkan sejumlah paket wisata untuk mendukung pariwisata di Yogyakarta. Selain Kraton dan Malioboro, akan ada penambahan sarana dan fasilitas. Termasuk layanan toilet umum, untuk mendukung keistimewaan pariwisata di DIY.
“Sitihinggil akan kita maksimalkan agar menjadi alternatif berwisata,”tambahnya. (mai)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
58 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved