Iphone 5 dongkrak saham Apple ke rekor tertinggi
Sabtu, 22 September 2012 - 11:55 WIB
Iphone 5 dongkrak saham Apple ke rekor tertinggi
A
A
A
Sindonews.com - Kemarin, Apple meluncurkan gadget terbarunya, Iphone 5. Imbas dari gebrakan itu, saham Apple Inc yang diperdagangkan di bursa Nasdaq mencapai rekor tertingginya.
Saham Apple Inc berhasil mencapai rekor tertingginya setelah peluncuran Iphone 5. Saham Apple kemarin menembus USD705,07 per lembar saham.
Sementara itu, pergerakan sejumlah indeks di Wall Street bergerak mixed. Indeks Dow Jones industrial average kemarin tergelincir 17,46 poin atau 0,13 persen ke 13.579,47. Sementara indeks Standard&Poor 500 merosot ke 0,11 poin atau 0,01 persen ke 1.460,15. Sedangkan sejumlah saham teknologi di Nasdaq Composite Index naik 4 poin dan 0,13 persen ke 3.179,96.
Berita dari Spanyol yang menyatakan akan membekukan dana pensiun dan mempercepat usia pensiun untuk memoting anggaran disambut investor. Sementara rencana QE3 yang digulirkan The Fed juga masih menjadi sentimen positif.
"Pasar masih berharap pada Federal Reserve dan quantitative easing yang dijanjikannya," ujar Kepala Strategi di Rusell Investment Steve Wood dikutip Reuters, Sabtu (22/9/2012)
Pada perdagangan kemarin, harga emas naik dengan cepat dan tajam ke USD1777,19 per try onz. Banyak bank memiliki eksposure yang tinggi ke emas sehingga kenaikan ini akan berdampak terhadap margin mereka.
Sebagai informasi, kemarin volume perdagangan mencapai 7,92 juta lembar saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan Amex.
Saham Apple Inc berhasil mencapai rekor tertingginya setelah peluncuran Iphone 5. Saham Apple kemarin menembus USD705,07 per lembar saham.
Sementara itu, pergerakan sejumlah indeks di Wall Street bergerak mixed. Indeks Dow Jones industrial average kemarin tergelincir 17,46 poin atau 0,13 persen ke 13.579,47. Sementara indeks Standard&Poor 500 merosot ke 0,11 poin atau 0,01 persen ke 1.460,15. Sedangkan sejumlah saham teknologi di Nasdaq Composite Index naik 4 poin dan 0,13 persen ke 3.179,96.
Berita dari Spanyol yang menyatakan akan membekukan dana pensiun dan mempercepat usia pensiun untuk memoting anggaran disambut investor. Sementara rencana QE3 yang digulirkan The Fed juga masih menjadi sentimen positif.
"Pasar masih berharap pada Federal Reserve dan quantitative easing yang dijanjikannya," ujar Kepala Strategi di Rusell Investment Steve Wood dikutip Reuters, Sabtu (22/9/2012)
Pada perdagangan kemarin, harga emas naik dengan cepat dan tajam ke USD1777,19 per try onz. Banyak bank memiliki eksposure yang tinggi ke emas sehingga kenaikan ini akan berdampak terhadap margin mereka.
Sebagai informasi, kemarin volume perdagangan mencapai 7,92 juta lembar saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan Amex.
(gpr)
Lihat Juga :