Pemerintah dukung mobil hibrida
Sabtu, 22 September 2012 - 12:18 WIB
Pemerintah dukung mobil hibrida
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah siap memberikan dukungan kepada produsen mobil di Tanah Air untuk mengembangkan mobil hemat bahan bakar. Selain mobil dengan harga terjangkau, mobil berbahan bakar gas dan mobil hibrida juga diminta segera dikembangkan.
Wakil Presiden Boediono mengatakan pemerintah akan mendorong para pelaku automotif untuk mempromosikan mobil yang ramah lingkungan. “Pemerintah akan serius dan mudah-mudahan produsen tidak hanya merencanakan. Kita harapkan bisa hadir mobil hibrida bukan yang mewah, tapi yang terjangkau oleh rakyat,” tutur Boediono saat membuka perhelatan akbar pameran automotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 di Jakarta kemarin.
Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono serta para eksekutif agen pemegang merek dan pihak prinsipal juga hadir. IIMS 2012 akan berlangsung mulai 20 hingga 30 September 2012.
Ajang pameran mobil ini diikuti 35 merek kendaraan yang terdiri atas 25 merek kendaraan penumpang dan 10 merek kendaraan komersial. Kendaraan penumpang yang berpartisipasi dalam IIMS antara lain Audi, BMW, Chevrolet, Chrysler, Daihatsu, Dodge, Ford, Geely, Honda, Hyundai, Infinity, Jeep, KIA, Mazda,Mercedes-Benz, Mitsubishi Motors, Mini, Nissan, Peugeot, Smart, Subaru, Suzuki, Tata Motors, Toyota, dan Volkswagen.
Lebih jauh, Boediono mengatakan teknologi automotif di Indonesia saat ini sudah semakin berkembang dibandingkan dua tahun lalu. Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menyatakan Indonesia memiliki potensi pasar yang luar biasa. Besarnya potensi pasar ini bisa digunakan untuk mendorong pertumbuhan bisnis.
“Kita memiliki faktor yang bisa digunakan untuk mengangkat pasar domestik, yaitu sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar,” ujar mantan Menko Perekonomian ini.
Boediono mengatakan, dengan arahan yang tepat, kolaborasi faktor keunggulan tersebut dapat membawa Indonesia menjadi yang terdepan.Dia juga menyatakan dukungan pemerintah terhadap pengembangan teknologi kendaraan hibrida dan kendaraan listrik yang memiliki potensi pengembangan jangka panjang.
Kedua teknologi ini sejalan dengan tema Eco-Mobilityyang diusung IIMS 2012. Selain hibrida dan listrik, gas juga menjadi salah satu hal yang bisa dikembangkan untuk teknologi automotif.
Terkait hal ini, Boediono menyatakan bahwa pemerintah siap mendorong pemanfaatan gas untuk transportasi. Dalam kesempatan itu, Wapres juga menyempatkan mengunjungi sejumlah booth dan melihat interior Daihatsu Ayla yang didesain dan diproduksi di Indonesia.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman MR menambahkan, IIMS tahun ini lebih banyak mengusung mobil yang efisien dan ramah lingkungan.
“Tujuan pameran kali ini adalah bagaimana sejumlah agen pemegang merek (APM) memamerkan mobil,baik konsep atau yang sudah ada, yang ramah lingkungan dan efisien,” tegasnya.
CEO Astra International Tbk. -Daihatsu Sales Operation Suparno Djasmin mengungkapkan, pihaknya merespons arahan pemerintah tersebut dengan menghadirkan mobil yang irit bahan bakar dan ramah lingkungan.
Dia mengungkapkan dengan konsumsi BBM yang hemat dan lokal konten mencapai 85%, mobil tersebut bisa dijangkau oleh banyak kalangan. "Prinsipal kami Daihatsu Motor Co. Ltd memberikan dukungan penuh untuk pengembangan mobil ini," tuturnya.
Sementara itu, Presdir PT Hyundai Mobil Indonesia Jongkie Sugiarto mengatakan, untuk menciptakan kendaraan dengan harga terjangkau atau low cost car, harus ada insentif yang besar dari pemerintah.
“Pembuatan low cost car bisa kalau pemerintah mengurangi sejumlah pajak yang ada, pasti menjadi rendah harganya,” katanya.
Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto memaparkan,pihaknya sudah menghadirkan beberapa mobil yang mengusung teknologi hybrid. Diantaranya Camry hybrid dan Prius C hybrid. Toyota juga memperkenalkan Prius Plug in Hybrid. “Penggunaan hybrid sudah sangat go green,” tuturnya.
Sedangkan PT Honda Prospect Motor (HPM) menghadirkan sedan sport hybrid Honda New CR-Z.Indonesia pun menjadi negara perama di dunia yang menampilkan model ini kepada publik. Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, mengatakan Indonesia telah dianggap oleh Honda Jepang memiliki antusias yang sangat tinggi.
Sedangkan Mitsubishi berencana memperluas kapasitas produksi dari 60.000 unit saat ini menjadi 150.000 unit per tahun pada 2015. “Kami mulai diskusi untuk memperluas kapasitas produksi di Indonesia,” kata Presdir Mitsubishi Motor Corp (MMC) Osamu Masuko.
Masuko yang datang khusus ke Jakarta untuk menghadiri IIMS 2012 mengatakan, saat ini kapasitas produksi Mitsubishi di Indonesia masih kurang.
“Kondisi sekarang Mitsubishi memproduksi 60.000 unit mobil per tahun, dan 20.000-30.000 unit mobil masih impor untuk memenuhi pasar Indonesia,” katanya.
MMC berniat menggelontorkan investasi baru untuk perluasan pabrik guna mempertahankan penguasaan pasar mobil di Indonesia sebesar 15–16%. Mitsubishi, akan konsentrasi memperbesar pasar kendaraan penumpang di Indonesia, khususnya kendaraan perkotaan (city car).
Ketua Panitia IIMS 2012 Johnny Darmawan mengatakan, IIMS 2012 adalah gambaran semakin berkembangnya industri automotif di Tanah Air. “IIMS adalah event automotif terbesar di Tanah Air yang mampu memotret kemajuan automotif nasional secara umum,” jelas Johnny.
Wakil Presiden Boediono mengatakan pemerintah akan mendorong para pelaku automotif untuk mempromosikan mobil yang ramah lingkungan. “Pemerintah akan serius dan mudah-mudahan produsen tidak hanya merencanakan. Kita harapkan bisa hadir mobil hibrida bukan yang mewah, tapi yang terjangkau oleh rakyat,” tutur Boediono saat membuka perhelatan akbar pameran automotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 di Jakarta kemarin.
Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono serta para eksekutif agen pemegang merek dan pihak prinsipal juga hadir. IIMS 2012 akan berlangsung mulai 20 hingga 30 September 2012.
Ajang pameran mobil ini diikuti 35 merek kendaraan yang terdiri atas 25 merek kendaraan penumpang dan 10 merek kendaraan komersial. Kendaraan penumpang yang berpartisipasi dalam IIMS antara lain Audi, BMW, Chevrolet, Chrysler, Daihatsu, Dodge, Ford, Geely, Honda, Hyundai, Infinity, Jeep, KIA, Mazda,Mercedes-Benz, Mitsubishi Motors, Mini, Nissan, Peugeot, Smart, Subaru, Suzuki, Tata Motors, Toyota, dan Volkswagen.
Lebih jauh, Boediono mengatakan teknologi automotif di Indonesia saat ini sudah semakin berkembang dibandingkan dua tahun lalu. Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menyatakan Indonesia memiliki potensi pasar yang luar biasa. Besarnya potensi pasar ini bisa digunakan untuk mendorong pertumbuhan bisnis.
“Kita memiliki faktor yang bisa digunakan untuk mengangkat pasar domestik, yaitu sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar,” ujar mantan Menko Perekonomian ini.
Boediono mengatakan, dengan arahan yang tepat, kolaborasi faktor keunggulan tersebut dapat membawa Indonesia menjadi yang terdepan.Dia juga menyatakan dukungan pemerintah terhadap pengembangan teknologi kendaraan hibrida dan kendaraan listrik yang memiliki potensi pengembangan jangka panjang.
Kedua teknologi ini sejalan dengan tema Eco-Mobilityyang diusung IIMS 2012. Selain hibrida dan listrik, gas juga menjadi salah satu hal yang bisa dikembangkan untuk teknologi automotif.
Terkait hal ini, Boediono menyatakan bahwa pemerintah siap mendorong pemanfaatan gas untuk transportasi. Dalam kesempatan itu, Wapres juga menyempatkan mengunjungi sejumlah booth dan melihat interior Daihatsu Ayla yang didesain dan diproduksi di Indonesia.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman MR menambahkan, IIMS tahun ini lebih banyak mengusung mobil yang efisien dan ramah lingkungan.
“Tujuan pameran kali ini adalah bagaimana sejumlah agen pemegang merek (APM) memamerkan mobil,baik konsep atau yang sudah ada, yang ramah lingkungan dan efisien,” tegasnya.
CEO Astra International Tbk. -Daihatsu Sales Operation Suparno Djasmin mengungkapkan, pihaknya merespons arahan pemerintah tersebut dengan menghadirkan mobil yang irit bahan bakar dan ramah lingkungan.
Dia mengungkapkan dengan konsumsi BBM yang hemat dan lokal konten mencapai 85%, mobil tersebut bisa dijangkau oleh banyak kalangan. "Prinsipal kami Daihatsu Motor Co. Ltd memberikan dukungan penuh untuk pengembangan mobil ini," tuturnya.
Sementara itu, Presdir PT Hyundai Mobil Indonesia Jongkie Sugiarto mengatakan, untuk menciptakan kendaraan dengan harga terjangkau atau low cost car, harus ada insentif yang besar dari pemerintah.
“Pembuatan low cost car bisa kalau pemerintah mengurangi sejumlah pajak yang ada, pasti menjadi rendah harganya,” katanya.
Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto memaparkan,pihaknya sudah menghadirkan beberapa mobil yang mengusung teknologi hybrid. Diantaranya Camry hybrid dan Prius C hybrid. Toyota juga memperkenalkan Prius Plug in Hybrid. “Penggunaan hybrid sudah sangat go green,” tuturnya.
Sedangkan PT Honda Prospect Motor (HPM) menghadirkan sedan sport hybrid Honda New CR-Z.Indonesia pun menjadi negara perama di dunia yang menampilkan model ini kepada publik. Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, mengatakan Indonesia telah dianggap oleh Honda Jepang memiliki antusias yang sangat tinggi.
Sedangkan Mitsubishi berencana memperluas kapasitas produksi dari 60.000 unit saat ini menjadi 150.000 unit per tahun pada 2015. “Kami mulai diskusi untuk memperluas kapasitas produksi di Indonesia,” kata Presdir Mitsubishi Motor Corp (MMC) Osamu Masuko.
Masuko yang datang khusus ke Jakarta untuk menghadiri IIMS 2012 mengatakan, saat ini kapasitas produksi Mitsubishi di Indonesia masih kurang.
“Kondisi sekarang Mitsubishi memproduksi 60.000 unit mobil per tahun, dan 20.000-30.000 unit mobil masih impor untuk memenuhi pasar Indonesia,” katanya.
MMC berniat menggelontorkan investasi baru untuk perluasan pabrik guna mempertahankan penguasaan pasar mobil di Indonesia sebesar 15–16%. Mitsubishi, akan konsentrasi memperbesar pasar kendaraan penumpang di Indonesia, khususnya kendaraan perkotaan (city car).
Ketua Panitia IIMS 2012 Johnny Darmawan mengatakan, IIMS 2012 adalah gambaran semakin berkembangnya industri automotif di Tanah Air. “IIMS adalah event automotif terbesar di Tanah Air yang mampu memotret kemajuan automotif nasional secara umum,” jelas Johnny.
(gpr)