BJB jual ORI Rp150 miliar
Minggu, 23 September 2012 - 17:24 WIB
BJB jual ORI Rp150 miliar
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Jabar Banten (BJB) tengah menargetkan penjualan obligasi ritel Indonesia (ORI) 009 senilai Rp150 miliar. Penjualan yang menyasar nasabah prioritas ini berharap dapat meningkatkan inflow dana segar.
Demikian disampaikan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank BJB Zaenal Aripin dalam Customer Gathering ORI 009 di Hotel Trans Luxury, Jalan Gatotsubroto, Kota Bandung, Sabtu (22/9/2012).
"Nasabah prioritas memiliki dana tabungan cukup besar, rata-rata minimal Rp500 juta. Kami berharap, mereka bisa membeli obligasi ini," kata Zaenal dalam kesempatan tersebut.
Lebih lanjut Zaenal mengutarakan harapannya, agar nasabah dana prioritas yang biasanya menggunakan beberapa produk tabungan dan investasi seperti deposito, saham, obligasi bisa mengalihkan tabungan investasinya ke produk ORI milik Bank BJB.
"Yang kami harapkan ada fresh money, bukan mengalihkan dari tabungan kami," pungkasnya.
Lebih jauh dirinya memamparkan, ORI menawarkan suku bunga kompetitif yaitu 6,25% dengan jangka waktu tiga tahun.
"Obligasi ini juga dijamin oleh pemerintah, sehingga nasabah tidak perlu khawatir atas simpanannya. Sedangkan deposito menawarkan bunga antara 5,5-6%," paparnya lagi.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Divisi Treasury Bank BJB Toto Susanto mengatakan, penjualan ORI BJB pada 2012 senilai Rp150 miliar lebih besar dari 2011 lalu yang hanya Rp5 miliar.
Hal itu dikarenakan, Bank BJB menjadi salah satu bank dari 17 bank yang ikut menjadi agen ORI 009 dan 5 lembaga lainnya dari perusahaan.
"Tahun lalu, kami hanya memasarkan ORI dari bank lain. Sementara tahun ini, kami dipercaya menjadi agen," kata Toto kepada wartawan.
Dirinya menerangkan, ORI 009 akan dipasarkan di seluruh jaringan dan outlet Bank BJB. Dari kantor cabang dan kantor cabang pembantu. Masa penjualannya mulai 21 September 2012 dan berakhir pada 5 Oktober 2012.
Setiap nasabah, dapat melakukan pembelian ORI 009 dengan batas minimal Rp5 juta, dalam pecahan Rp1 juta. Batas maksimal per nasabah Rp3 miliar.
Selama tiga tahun, nasabah akan mendapat kupon setiap bulannya. "Surat ORI juga bisa digadaikan, apabila nasabah membutuhkan dana segar pada periode tersebut," tutupnya.
Demikian disampaikan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank BJB Zaenal Aripin dalam Customer Gathering ORI 009 di Hotel Trans Luxury, Jalan Gatotsubroto, Kota Bandung, Sabtu (22/9/2012).
"Nasabah prioritas memiliki dana tabungan cukup besar, rata-rata minimal Rp500 juta. Kami berharap, mereka bisa membeli obligasi ini," kata Zaenal dalam kesempatan tersebut.
Lebih lanjut Zaenal mengutarakan harapannya, agar nasabah dana prioritas yang biasanya menggunakan beberapa produk tabungan dan investasi seperti deposito, saham, obligasi bisa mengalihkan tabungan investasinya ke produk ORI milik Bank BJB.
"Yang kami harapkan ada fresh money, bukan mengalihkan dari tabungan kami," pungkasnya.
Lebih jauh dirinya memamparkan, ORI menawarkan suku bunga kompetitif yaitu 6,25% dengan jangka waktu tiga tahun.
"Obligasi ini juga dijamin oleh pemerintah, sehingga nasabah tidak perlu khawatir atas simpanannya. Sedangkan deposito menawarkan bunga antara 5,5-6%," paparnya lagi.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Divisi Treasury Bank BJB Toto Susanto mengatakan, penjualan ORI BJB pada 2012 senilai Rp150 miliar lebih besar dari 2011 lalu yang hanya Rp5 miliar.
Hal itu dikarenakan, Bank BJB menjadi salah satu bank dari 17 bank yang ikut menjadi agen ORI 009 dan 5 lembaga lainnya dari perusahaan.
"Tahun lalu, kami hanya memasarkan ORI dari bank lain. Sementara tahun ini, kami dipercaya menjadi agen," kata Toto kepada wartawan.
Dirinya menerangkan, ORI 009 akan dipasarkan di seluruh jaringan dan outlet Bank BJB. Dari kantor cabang dan kantor cabang pembantu. Masa penjualannya mulai 21 September 2012 dan berakhir pada 5 Oktober 2012.
Setiap nasabah, dapat melakukan pembelian ORI 009 dengan batas minimal Rp5 juta, dalam pecahan Rp1 juta. Batas maksimal per nasabah Rp3 miliar.
Selama tiga tahun, nasabah akan mendapat kupon setiap bulannya. "Surat ORI juga bisa digadaikan, apabila nasabah membutuhkan dana segar pada periode tersebut," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :