Investor Korsel protes aksi premanisme

Minggu, 23 September 2012 - 19:01 WIB
Investor Korsel protes...
Investor Korsel protes aksi premanisme
A A A
Sindonews.com - Investor asal Korea Selatan (Korsel) melalui PT Java Sea Food memprotes keras aksi premanisme yang terjadi belakangan ini.

Aksi brutal sekolompok massa dengan melakukan penghentian pekerjaan proyek pembangunan pabrik pengolahan dan pengeringan ikan di desa Eretan Kulon Kecamatan kandanghaur Kabupaten Indramayu pada akhir pekan lalu dianggap sebagai hal yang merugikan bagi investor.

Pasalnya, sekelompok massa yang berasal dari wilayah setempat, tanpa alasan yang jelas, mendatangi lokasi proyek pembangunan dan meminta pekerjaan dihentikan. Bahkan, puluhan pekerja bangunan di lokasi tersebut, dipaksa untuk berhenti.

Asisten Manajer PT Java Sea Food, Saefullah menyesalkan aksi premanisme yang terjadi. Apalagi aksi tersebut dilakukan hanya berjarak satu minggu dari aksi sebelumnya yakni dugaan penganiayaan terhadap kepala kantor PT Java Sea Food, Suroso.

"Dua aksi yang terjadi, sangat meresahkan kami selaku investor.Kami merasa investasi kami tidak mendapatkan perhatian," katanya.

PT Java Sea Food mengaku tidak dapat berbuat apa-apa dengan aksi massa tersebut karena aksinya terlihat cukup brutal.

Saefullah berharap aksi serupa tidak terjadi lagi. Sehingga, pihaknya dapat dengan nyaman menyelesaikan pembangunan proyek pabrik pengolahan dan pengeringan ikan. Apalagi investasi yang dikucurkan cukup besar yakni senilai Rp74 miliar.

Terkait dua aksi tersebut, PT Java Sea Food akan melaporkan kejadian tersebut kepada perwakilan Duta Besar Korsel untuk Indonesia serta Mabes Polri.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Ahmad Bahtiar mengatakan pemerintah kabupaten Indramayu mengutuk keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi. "Pemkab menolak aksi kekerasan terhadap pelaku usaha.Kami minta agar kasus ini dapat diusut tuntas,"katanya.

Selain itu pelaku kekerasan terhadap kepala kantor PT Java Sea Food Indramayu, Suroso dapat diproses secara hukum. "Ini merupakan kriminal murni dan polisi harus memproses secara hukum," katanya.

Terkait proteksi dari pemerintah daerah terhadap investor, Ahmad Bahtiar mengatakan pihaknya memberikan keleluasan kepada investor manapun untuk berinvestasi di kabupaten Indramayu. Proses perijinan dan syarat-syarat investasi lainnya dilakukan dengan mudah.

"Kita tidak pernah persulit proses perijinan.Kemudahan-kemudahan dalam berinvestasi selalu kami utamakan," katanya.

Saat disinggung mengenai keluhan dari investor Korsel, Sekda Ahmad Bahtiar menilai apa kasus yang terjadi diluar tanggung jawab Pemkab Indramayu.

"Kami tidak dapat mencampuri masalah yang terjadi terlalu jauh, karena hal itu merupakan konflik internal yang harus diselesaikan oleh kedua belah pihak secara matang tanpa melibatkan pemerintah daerah," katanya.
(hyk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
13 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
14 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
24 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Infografis
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved