Terkendala stok, motor Honda tetap laris
Rabu, 26 September 2012 - 15:55 WIB
Terkendala stok, motor Honda tetap laris
A
A
A
Sindonews.com - Pasca lebaran, penjualan sepeda motor di Yogyakarta lesu. Hampir semua dealer motor mengeluhkan sepinya penjualan ini. Meski begitu Astra Honda Motor (AHM) Yogyakarta, berhasil membukukan 17.000 unit motor di bulan September.
“Meski lesu, penjualan kita masih bagus,” jelas Head of Marketing PT Astra Motor Yogyakarta Budi Hartanto di Yogyakarta, Rabu (26/9/2012).
Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, penjualan ini masih mengalami kenaikan sekitar 15 persen. Minimnya penjualan di area Yogyakarta yang membawahi Kedu, Banyumas, dan Yogyakarta ini, juga diakibatkan ketersediaan barang dan pasokan. Kondisi ini membuat banyak pembeli harus indent. Bagi yang tidak mau, akan beralih ke merek lain.
“Sampai akhir bulan optimis,18.000 unit tercapai. Tetapi jika stok terpenuhi, bisa 22.000 unit penjualan kita,” tegasnya.
Terbanyak penjualan didominasi untuk produk matik, khususnya Honda beat. Sedangkan untuk motor bebek, didominasi Honda Revo. Honda
sendiri menyadari terjadinya penurunan permintaan pasar untuk jenis motor bebek. Setidaknya penurunan hingga 25 persen dan beralih ke sepeda motor matik. “Matik kita juga memiliki keunggulan dan tentu paling irit,” tambah Budi.
“Meski lesu, penjualan kita masih bagus,” jelas Head of Marketing PT Astra Motor Yogyakarta Budi Hartanto di Yogyakarta, Rabu (26/9/2012).
Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, penjualan ini masih mengalami kenaikan sekitar 15 persen. Minimnya penjualan di area Yogyakarta yang membawahi Kedu, Banyumas, dan Yogyakarta ini, juga diakibatkan ketersediaan barang dan pasokan. Kondisi ini membuat banyak pembeli harus indent. Bagi yang tidak mau, akan beralih ke merek lain.
“Sampai akhir bulan optimis,18.000 unit tercapai. Tetapi jika stok terpenuhi, bisa 22.000 unit penjualan kita,” tegasnya.
Terbanyak penjualan didominasi untuk produk matik, khususnya Honda beat. Sedangkan untuk motor bebek, didominasi Honda Revo. Honda
sendiri menyadari terjadinya penurunan permintaan pasar untuk jenis motor bebek. Setidaknya penurunan hingga 25 persen dan beralih ke sepeda motor matik. “Matik kita juga memiliki keunggulan dan tentu paling irit,” tambah Budi.
(gpr)
Lihat Juga :