DHL Express naikan tarif pengiriman 4,9 persen
Kamis, 27 September 2012 - 13:12 WIB
DHL Express naikan tarif pengiriman 4,9 persen
A
A
A
Sindonews.com - Perusahaan penyedia jasa pengiriman barang, DHL Express mengungkapkan perusahaannya akan mulai menaikan tarif pelayanannya sebesar 4,9 persen mulai 1 Januari 2013 mendatang.
CEO DHL Express, Kan Allen mengatakan peningkatan tarif tahunan ini telah memperhitungkan inflasi, faktor biaya khusus industri, dan investasi dalam kualitas pelayanan.
"Kenaikan tarif di Indonesia, yang akan efektif berlaku tanggal 1 Januari 2013. Kenaikan tarif rata-rata akan sebesar 4,9 persen di Indonesia," kata Kan dalam keterangan rilis yang diterima Sindonews.com di Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Kenaikan tarif tahunan DHL ini didasarkan pada sejumlah faktor. Salah satu pertimbangan utamanya, kata dia, adalah dampak dari inflasi harga umum pada biaya input untuk industri ekspres.
"Kenaikan ini sudah memperhitungkan biaya rekening khusus untuk industri ekspres, yang tidak secara langsung terkait dengan inflasi, termasuk dampak dari langkah-langkah regulasi, seperti persyaratan keamanan tambahan," jelasnya.
Menurut Kan, industri ini telah menyerap biaya untuk memenuhi persyaratan eksternal yang ditetapkan, sementara di sisi lain juga terus memastikan perbaikan waktu pengiriman dan kualitas layanan.
"Sebuah studi terbaru dari ATKearney menyatakan volume untuk industri telah meningkat secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir, sedangkan pendapatan per pengiriman belum kembali ke level 2008,” bebernya.
Ken juga menyebutkan, kenaikan tarif DHL Express secara global untuk tahun 2013 ditujukan untuk mengimbangi kenaikan biaya, termasuk biaya eksternal yang berada di luar kendali langsung perusahaannya dan tidak dapat dikompensasikan melalui peningkatan produktivitas atau skala ekonomi.
“Kami mengumumkan penyesuaian tarif untuk 2013 guna mempertahankan proposisi nilai DHL Express. Kenaikan tarif tahunan kami merupakan faktor penting dalam menjaga besarnya investasi yang telah dilakukan dalam jaringan global kami, yang menawarkan kinerja pengiriman kelas dunia untuk kepentingan pelanggan DHL,” tambah Ken Allen.
Dia juga mengatakan, penyesuaian tarif tersebut akan berlaku untuk semua pelanggan dengan mempertimbangkan kondisi setempat.
CEO DHL Express, Kan Allen mengatakan peningkatan tarif tahunan ini telah memperhitungkan inflasi, faktor biaya khusus industri, dan investasi dalam kualitas pelayanan.
"Kenaikan tarif di Indonesia, yang akan efektif berlaku tanggal 1 Januari 2013. Kenaikan tarif rata-rata akan sebesar 4,9 persen di Indonesia," kata Kan dalam keterangan rilis yang diterima Sindonews.com di Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Kenaikan tarif tahunan DHL ini didasarkan pada sejumlah faktor. Salah satu pertimbangan utamanya, kata dia, adalah dampak dari inflasi harga umum pada biaya input untuk industri ekspres.
"Kenaikan ini sudah memperhitungkan biaya rekening khusus untuk industri ekspres, yang tidak secara langsung terkait dengan inflasi, termasuk dampak dari langkah-langkah regulasi, seperti persyaratan keamanan tambahan," jelasnya.
Menurut Kan, industri ini telah menyerap biaya untuk memenuhi persyaratan eksternal yang ditetapkan, sementara di sisi lain juga terus memastikan perbaikan waktu pengiriman dan kualitas layanan.
"Sebuah studi terbaru dari ATKearney menyatakan volume untuk industri telah meningkat secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir, sedangkan pendapatan per pengiriman belum kembali ke level 2008,” bebernya.
Ken juga menyebutkan, kenaikan tarif DHL Express secara global untuk tahun 2013 ditujukan untuk mengimbangi kenaikan biaya, termasuk biaya eksternal yang berada di luar kendali langsung perusahaannya dan tidak dapat dikompensasikan melalui peningkatan produktivitas atau skala ekonomi.
“Kami mengumumkan penyesuaian tarif untuk 2013 guna mempertahankan proposisi nilai DHL Express. Kenaikan tarif tahunan kami merupakan faktor penting dalam menjaga besarnya investasi yang telah dilakukan dalam jaringan global kami, yang menawarkan kinerja pengiriman kelas dunia untuk kepentingan pelanggan DHL,” tambah Ken Allen.
Dia juga mengatakan, penyesuaian tarif tersebut akan berlaku untuk semua pelanggan dengan mempertimbangkan kondisi setempat.
(gpr)
Lihat Juga :