Yunani mulai jual aset negara
Jum'at, 28 September 2012 - 10:34 WIB
Yunani mulai jual aset negara
A
A
A
Sindonews.com - Lembaga Privatisasi Aset Pemerintah Yunani (The Hellenic Republic Asset Development Fund) menyatakan, telah membuka tender internasional untuk penjualan 38 persen saham perusahaan rumah judi milik pemerintah, Hellenic Football Prognostics Organisation (OPAP).
“Privatisasi lengkap dalam OPAP akan dilakukan secara transparan, cepat serta efisien,” ujar Chief Executive Officer (CEO) OPAP Yianis Emiris dalam pernyataan resmi dilansir AFP, kemarin.
Menurut OPOP, tender tersebut akan dijalankan sampai 19 Oktober mendatang. Saat ini Yunani berada di bawah tekanan dari kreditur internasional atau troika yakni Uni Eropa, Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF), dan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) agar melepas aset negara pada 2015.
Ketiga lembaga donor itu menargetkan dana 19 miliar euro (USD24,5 miliar) dari penjualan aset pemerintah sebagai syarat pencairan dana talangan (bailout).
Lebih lanjut Emiris mengungkapkan, lembaga dana privatisasi Yunani tengah mempercepat laju pelaksanaan dari rencana komprehensif untuk memulai kembali ekonomi Negeri Dewa-Dewa.
“Program tersebut bertujuan menarik penanaman modal baru, menciptakan lapangan pekerjaan baru, serta membuka pasar persaingan Yunani,” imbuhnya.
“Privatisasi lengkap dalam OPAP akan dilakukan secara transparan, cepat serta efisien,” ujar Chief Executive Officer (CEO) OPAP Yianis Emiris dalam pernyataan resmi dilansir AFP, kemarin.
Menurut OPOP, tender tersebut akan dijalankan sampai 19 Oktober mendatang. Saat ini Yunani berada di bawah tekanan dari kreditur internasional atau troika yakni Uni Eropa, Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF), dan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) agar melepas aset negara pada 2015.
Ketiga lembaga donor itu menargetkan dana 19 miliar euro (USD24,5 miliar) dari penjualan aset pemerintah sebagai syarat pencairan dana talangan (bailout).
Lebih lanjut Emiris mengungkapkan, lembaga dana privatisasi Yunani tengah mempercepat laju pelaksanaan dari rencana komprehensif untuk memulai kembali ekonomi Negeri Dewa-Dewa.
“Program tersebut bertujuan menarik penanaman modal baru, menciptakan lapangan pekerjaan baru, serta membuka pasar persaingan Yunani,” imbuhnya.
(gpr)
Lihat Juga :