Yogyakarta incar wisatawan Malaysia & Singapura

Jum'at, 28 September 2012 - 14:30 WIB
Yogyakarta incar wisatawan...
Yogyakarta incar wisatawan Malaysia & Singapura
A A A
Sindonews.com - Badan Promosi dan Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY), mengincar wisatawan asal Singapura dan Malaysia. Mereka melakukan aksi jemput bola dengan mengikuti pameran Matta Fair di Kuala Lumpur dan di Natas Singapura. Ini merupakan event kedua yang akan menjadi event regular yang dilaksanakan oleh BP2KY.

Ketua BP2KY Deddy Pranowo Eryono mengatakan, Malaysia dan Singapura adalah negeri favorit penyumbang angka wisatawan asing bagi Yogyakarta. Ini menjadi pertimbangan utama, kenapa mengikuti pameran di kedua Negara itu. “Dalam pameran itu kita kerjasama dengan Asita, dinas pariwisata dan perwakilan perhotelan,” jelasnya.

Menurutnya, promosi bersama seperti ini lebih optimal dalam mencapai sasaran. Tentu saja untuk memaksimalkan daya dukung pariwisata ini harus didukung dengan perbaikan infrastruktur, peningkatan sarana dan prasarana. Selain itu juga dilakukan pengembangan dengan menawarkan paket wisata minatkhusus dari dari kedua negara. “Sinergis dan kerjasama menjadi bagian dalam pengembangan pariwisata,” jelas Deddy.

Direktur Eksekutif BP2KY Artin Wuriyani, melihat adanya direct flight dari Yogyakarta ke Singapura dan Malaysia akan menjadi salah satu daya dukung dalam mendongkrak wisatawan. Dimana penerbangan di antara kedua Negara menjadi semakin ramai. Belakangan wisatawan juga semakin bertambah, seiring kemudahan dalam memilih maskapai penerbangan. “Kita juga lakukan promo melalui media massa setempat,” tuturnya.

Ketua Asita DIY Edwin Ismedi Himna mengatakan Asita sejauh ini berusaha untuk tidak absen mengikuti pameran luar negeri seperti Matta Fair dengan membawa travel agent di Yogyakarta. Harapannya, dari ketertarikan para pengunjung dengan obyek wisata yang ditawarkan Jogja, bisa langsung diikuti dengan pengemasan serta penawaran paket yang menarik bagi mereka.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
13 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
30 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved