Pertamax langka di sejumlah SPBU
Minggu, 30 September 2012 - 20:08 WIB
Pertamax langka di sejumlah SPBU
A
A
A
Sindonews.com - Jelang kenaikan harga, pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Cibubur dan Depok mengalami kelangkaan.
"Wah abis mas (BBM jenis Pertamax)," ujar salah satu petugas SPBU di kawasan Cibubur, yang enggan menyebutkan namanya kepada Sindonews.com, Minggu (30/9/2012).
Langkanya BBM nonsubsidi ini disinyalir akibat akan naiknya harga BBM jenis tersebut per 1 Oktober 2012. "Besok, Pertamax kan mau naik lagi jadi Rp9.950 per liter," tambah petugas tersebut.
Kondisi di salah satu SPBU di kawasan Margonda, Depok juga mengalami nasib serupa. "Kosong (BBM jenis Pertamax) mas," ujar petugas, yang juga enggan menyebutkan namanya.
Akibat kosongnya persediaan Pertamax di lokasi itu, sejumlah konsumen mengaku dirugikan. Gilang (19), salah seorang konsumen yang hendak mengisi BBM jenis Pertamax mengaku kecewa dengan kejadian tersebut.
"Pertamax habis, ya terpaksa beli premium aja. Itu juga ngisi Rp10.000 aja, yang penting bisa jalan buat cari pom bensin (SPBU) yang ada Pertamax-nya," ujarnya kesal.
"Wah abis mas (BBM jenis Pertamax)," ujar salah satu petugas SPBU di kawasan Cibubur, yang enggan menyebutkan namanya kepada Sindonews.com, Minggu (30/9/2012).
Langkanya BBM nonsubsidi ini disinyalir akibat akan naiknya harga BBM jenis tersebut per 1 Oktober 2012. "Besok, Pertamax kan mau naik lagi jadi Rp9.950 per liter," tambah petugas tersebut.
Kondisi di salah satu SPBU di kawasan Margonda, Depok juga mengalami nasib serupa. "Kosong (BBM jenis Pertamax) mas," ujar petugas, yang juga enggan menyebutkan namanya.
Akibat kosongnya persediaan Pertamax di lokasi itu, sejumlah konsumen mengaku dirugikan. Gilang (19), salah seorang konsumen yang hendak mengisi BBM jenis Pertamax mengaku kecewa dengan kejadian tersebut.
"Pertamax habis, ya terpaksa beli premium aja. Itu juga ngisi Rp10.000 aja, yang penting bisa jalan buat cari pom bensin (SPBU) yang ada Pertamax-nya," ujarnya kesal.
(rna)
Lihat Juga :